Makan di Angkringan, Puan Maharani Borong ‘Sego Kucing’

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJIGJA.com – Dalam kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan diri mendatangi pedagang angkringan. Puan pun memborong makanan yang dijajakan sang penjual yang sudah lanjut usia bernama Mbah Giyo.

Puan bersama rombongan DPR RI mampir ke Angkringan Daratan milik Mbah Giyo yang berada di Sleman, Kamis (11/10/2021). Di lokasi ini, ia menyapa warga yang berada di sekitar angkringan.

Kemudian perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu membeli banyak nasi kucing yang menjadi makanan khas angkringan Yogya. Puan juga memborong gorengan hingga sate-sate, makanan pelengkap sego kucing.

“Mbah, tak tumbas (saya beli) ini nasi kucing, mendoan, goreng-gorengan nggih,” ujar Puan.

Mbah Giyo yang berjualan dibantu oleh anaknya merasa senang didatangi oleh Puan. Mbah Giyo juga bercerita sudah lama membuka angkringan, dan tetap semangat berjualan walaupun sudah tidak muda lagi.

“Kulo dongakke (saya doakan) panjang umur, semua sehat ya,” ucap Mbah Giyo kepada Puan yang datang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Kustini-Danang Maharsa.

Tak jauh dari lokasi angkringan, terdapat sebuah Posyandu. Puan lantas mendatangi Posyandu Datri Husada itu yang sedang melakukan penimbangan anak balita dan pengecekan kondisi lansia.

“Di masa Pandemi Covid-19, bagaimana caranya bisa terus melayani lansia dan balita?” tanyanya kepada salah satu kader Posyando.

Kader Posyandu Datri Husada menjelaskan ada 118 lansia dan 26 balita di daerah setempat yang dibantu dan dipantau kesehatannya. Saat kondisi Covid-19, pemantauan dilakukan secara ‘door to door’ sebagai antisipasi penularan virus.

“Balita dan para lansia ditimbang badan, cek tensi, dan pembagian PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Bila membutuhkan obat-obatan biasanya didapat dari Puskesmas,” jelas salah satu kader Posyandu.

Kepada anak-anak yang berada di lokasi, Puan membagi-bagikan buku dan alat tulis. Ia juga sempat mencicipi pisang rebus bersama lansia yang sedang mengecekkan dirinya ke Posyandu.

“Mbah-mbah harus selalu menjaga protokol kesehatan ya, termasuk juga ibu-ibu harus memastikan anaknya terlindungi dari virus Covid-19. Maka harus ikut vaksin ya,” ungkap Puan. (*)

BERITA REKOMENDASI