Masa Pandemi, Mahasiswa Baru Unjaya Justru Meningkat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) melaksanakan Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Ahli Madya, Sarjana, dan Profesi tahun akademik 2020/2021, secara virtual dan offline dari Kampus 1 Unjaya di Jalan Siliwangi, Ringroad Barat, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Kamis (28/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut hadir Mayjen TNI (Purn) Mochammad Bambang Taufik Wakil Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP). Brigjen TNI (Purn) Dr. Drs. Djoko Susilo, ST., MT., IPU selaku Rektor Unjaya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan dalam menyelesaikan studi di Unjaya.

“Kepada para orang tua dan wali wisudawan, kami mengucapkan selamat dan turut berbahagia atas kesuksesan yang telah diraih oleh putra putri Bapak Ibu sekalian. Kami bangga telah diberikan kepercayaan oleh bapak Ibu yang telah menguliahkan putra putrinya di Unjaya,” ujarnya.

Nendhi Wahyunia Utami, SST., M.Keb selaku Ketua Panitia Wisuda menjelaskan, wisuda kali ini Unjaya meluluskan sebanyak 511 mahasiswa, yaitu dari Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi (FTTI) sebanyak 53 mahasiswa, dan dari Fakultas Kesehatan (FKes) sebanyak 458 mahasiswa. Lulusan yang berasal dari Keluarga Besar Angkatan Darat (KBAD) adalah sebanyak 73 mahasiswa atau 14,28 persen dari jumlah keseluruhan wisudawan.

“Dari 9 program studi (prodi), lulusan terbaik tingkat universitas diraih oleh Ners Adenovia Intan Sari dari Prodi Profesi Ners dengan IPK 3,96,” katanya.

Rektor menuturkan, Unjaya yang baru diresmikan pada tanggal 26 Maret 2018 merupakan universitas yang termuda dari 22 universitas swasta yang ada di Yogyakarta. Walaupun usianya masih sangat muda, namun dalam waktu singkat, yaitu September 2019, Unjaya sudah berhasil mendapatkan status terakreditasi dengan peringkat B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Dari semula saat awal pembentukan baru memiliki 14 prodi, namun kini telah memiliki sebanyak 17 prodi. “Unjaya bertekad untuk mewujudkan komitmennya sebagai PT unggul dan terdepan yang mewarisi nilai-nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani,” ungkapnya.

Mengintegrasikan dan mengimplementasikan nilai tersebut melalui kegiatan kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler kepada mahasiswa dan segenap tenaga pendidik dan kependidikan. Pesan Rektor untuk para lulusan, jaga nama baik dan tetap berkomunikasi dengan almamater, bekerjasamalah antar almamater untuk bisa bersinergi guna dapat lebih mencapai sukses.

“Walaupun saudara telah menyandang gelar akademik dan profesi, namun tetaplah mengembangkan kemampuan baik secara formal dan non formal untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, ikuti perkembangan teknologi dan kemajuan peradaban,” imbuhnya.

“Hargailah orang tuamu yang telah berhasil mengantarkan kalian hingga saat ini. Sebarkanlah kabar gembira ke berbagai khalayak, bahwa Unjaya kini telah menjadi PT yang berkualitas, ajaklah adik-adikmu, saudaramu, masyarakat sekitarmu untuk mengikuti kuliah di Unjaya,” pesannya.

Rektor menyampaikan, berbagai dinamika yang terjadi pada tahun 2021 terkait Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sangat berdampak kepada kegiatan Promosi dan Publikasi yang berimbas pada jumlah mahasiswa baru.

Namun, seiring tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Unjaya, Alhamdulillah tahun ini jumlah mahasiswa baru Unjaya mencapai 1.077 mahasiswa yang berasal dari Sabang sampai Merauke.

“Ini berarti mahasiswa baru Unjaya pada tahun 2021 ini ada kenaikan, dan juga merupakan salah satu dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta yang pada tahun 2021 penerimaan mahasiswa barunya lebih banyak dari pada tahun 2020,” terangnya.

Disamping itu, dari data PMB bersama dalam Jogjaversitas, menunjukkan bahwa Unjaya masuk 4 besar PTS yang diminati dalam seleksi bersama Aptisi Wilayah V Yogyakarta.

Di bidang kemahasiswaan, Unjaya yang baru berusia 3,5 tahun namun pada tahun 2021 sudah mampu mencapai 60 prestasi hingga sampai tingkat iunternational – nasional. Bahkan juga lolos Program Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan memperoleh berbagai Pendanaan Hibah dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI).

Menyikapi Pandemi COVID-19, Unjaya telah mengambil langkah-langkah diantaranya membentuk Gugus Tugas COVID-19 yang bertujuan untuk mengadakan pencegahan terhadap penyebaran Virus disertai dengan menyiapkan sarana dan prasarananya.

“Antara lain berupa ruang karantina, dan menyelenggarakan Vaksininasi COVID-19 massal untuk para mahasiswa, karyawan, dan masyarakat sekitar kampus yang bekerja sama dengan Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sekaligus sebagai perwujudan dari pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI