Masjid Hidayatul Mutaqien Karanggawang Mulai Direnovasi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Masjid Hidayatul Mutaqien di Padukuhan Karanggawang RT 05 RW 08 Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel mulai direnovasi. Bangunan tempat ibadah ini dibangun pada awal 1992 dan dan kini sejumlah kerusakan mulai ditemui hampir pada semua bagian bangunan. Oleh karenanya panitia berinisisiatif melakukan renovasi dengan dana seadanya, lantaran kondisinya cukup mengkawatirkan.

Menurut Ketua Takmir dan Ketua renovasi Masjid Hidayatul Mutaqien, Sri Wijoko untuk mengerjakan secara keseluruhan kegiatan rehab ini dibutuhkan anggaran mencapai Rp 250 juta. Meski saat ini dana belum tersedia sepenuhnya akan tetapi panitia tetap berniat mengerjakan dengan dana yang telah tersedia.

“Sejak dibangun pada tahun 1992 belum pernah dilakukan rehab pada bangunan tempat ibadah ini. Hingga saat ini telah tersedia dana senilai Rp 65 juta, yang dihimpun oleh panitia, berasal dari pengumpulan infak, sodakoh dan donatur dari warga Karanggawang dan masyarakat luas,” terang Joko kepada disela kegiatan persiapan, Minggu (13/06/2021).

Dari sejumlah dana Rp 65 juta salah satunya bersumber dari bantuan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) berupa Bantuan Program Bina Lingkungan, bantuan sarana ibadah senilai Rp 10 juta.
“Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menginfakkan hartanya untuk kepentingan rehab rumah ibadah ini, semoga menjadi amal jariah dan menjadi ladang Investasi Akhirat, mohon doa restunya, semoga kita semua diberikan kemudahan,” ucap dia.

Darmadi selaku Bendahara renovasi Masjid Hidayatul Mutaqien menjelaskan total bangunan yang direhab mencapai luas 40 meter persegi, konstruksi akan dirancang dengan desain limasan. Untuk mengerjakan renovasi total dibutuhkan dana mencapai Rp 250 juta.

“Kondisi bangunan lama kayu-kayunya sudah keropos dan mengkawatirkan dan sudah tidak layak lagi, sehingga kami sepakat dan berinisiatif tetap mengerjakan dengan dana seadanya,” ungkap dia.

Padukuhan Karanggawang, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel merupakan wilayah yang secara geografis didominasi area persawahan dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Panitia masih membuka infak, sodakoh dan bantuan dari masyarakat. (*)

BERITA REKOMENDASI