Menangkan Banding, Pasangan Pengusaha Bebas Hukuman

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pasangan pengusaha Agus Artadi dan Yenny Indarto akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan hukum setelah menang pada tingkat banding. Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta mengabulkan banding keduanya dan menyatakan para terdakwa tidak dapat dipersalahkan sebagaimana putusan nomor 3/PID/2021/PT.YYK.

Kuasa Hukum terdakwa, Oncan Poerba SH mengapresiasi keputusan PT Yogyakarta. Ia menegaskan apa yang ia perjuangkan bersama kliennya untuk mencari kebenaran dapat tercapai dan hukum telah membuktikan jika Agus Artadi dan Yenny Indarto tidak bersalah.

“Pada tingkat Pengadilan Tinggi justru membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta. Artinya klien kami tidak dijatuhi pidana sebagaimana didakwakan karena perbuatan yang dituduhkan dengan pasal 167 KUHP,” tegas Oncan Poerba didamping Willyam H Saragih SH dan FX Yogya Nugrahanto SH, Kamis (04/03/2021).

Oncan Poerba menyatakan, sejak awal ia telah menegaskan jika Agus Artadi dan Yenny Indarto tak bisa dijerat pasal 167 KUHP tentang memasuki rumah orang lain tanpa izin. Rumah di kawasan Jalan Magelang Yogyakarta seharga Rp 6,5 miliar yang dipermasalahkan dalam kasus ini masih menjadi milik Agus Artadi dan Yenny Indarto, karena pembeli yakni Gemawan Wahyadhiatmika dan Yulia belum melunasi uang pembelian yang masih kurang Rp 1,5 miliar.

“Bagaimana mungkin seorang pemilik rumah dipersalahkan karena memasuki rumahnya sendiri? Rumah itu masih milik klien kami, pihak pembeli belum menyelesaikan dan masih kurang dalam proses pembayaran,” jelasnya.

Sebenarnya Agus Artadi dan Yenny Indarto menurut Oncan Poerba sebelum perkara ini bergulir selalu membuka pintu mediasi untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Namun pihak Gemawan Wahyadhiatmika dan Yulia lebih memilih menyelesaikan permasalahan jual beli rumah tersebut ke ranah pidana.

Sebelum putusan banding ini turun pada Selasa (16/02/2021) lalu, Majelis Hakim PN Yogyakarta menjatuhkan vonis 4 bulan penjara kepada Agus Artadi dan Yenny Indarto dalam persidangan yang digelar Kamis (17/12/2020) silam. Vonis tersebut lebih ringan 2 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 6 bulan kepada kedua terdakwa. (Van)

BERITA REKOMENDASI