Partai Ummat DIY Optimistis Maju Pemilu 2024

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Partai Ummat DIY optimis, setelah setahun berdiri seluruh target partai akan dapat tercapai. Selanjutnya partai besutan politisi senior Amien Rais ini mulai menatap pemilu 2024 untuk dapat menjadi kontestan perhelatan akbar lima tahunan tersebut.

Sekretaris DPW Partai Ummat DIY, Iriawan Argo Widodo mengungkapkan satu persatu tahapan yang harus dilalui partai sudah tercapai. Kerja keras yang dilakukan seluruh pengurus dalam setahun ini dan dukungan seluruh anggota membuat partai tersebut kini telah memiliki badan hukum yang sah.

“Target selanjutnya yakni menjadi peserta pemilu dan kami optimistis dapat memenuhi syarat,” ungkap Iriawan disela tasyakuran dan Peringatan Nuzulul Quran bertepatan Milad 1 Tahun Partai Ummat yang digelar di kantor DPR pertai tersebut, Minggu (17/04/2022) malam.

Sebagai partai baru partai siap untuk mengikuti seluruh tahapan menuju kontestasi, salah satunya verifikasi. Setelah semuanya selesai segera Partai Ummat siap untuk mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu mendatang.

Kesiapan itu juga ditunjukkan oleh DPW Partai Ummat DIY. Saat ini sudah 90 persen kepengurusan di wilayah DIY terbentuk mulai dari DPC tingkat kabupaten maupun kota hingga ranting di kecamatan.

“Untuk wilayah Sleman misalnya, dari 17 kapanewon semua sudah ada pengurusnya. Sedangkan untuk Kota Yogyakarta dari 14 kemantren sudah 13 terpenuhi,” terangnya.

Saat ini konsolidasi intern terus dilakukan Partai Ummat DIY, termasuk salah satunya terus menjaring kader-kader baru. Sehingga nantinya partai ini siap memberikan warna baru dalam ajang pemilu yang akan datang.

“Momentum Milad 1 Tahun Partai Ummat ini, kita juga akan menjadi peserta pemilu 2024. KTA-nisasi mendekati selesai,” tegas Ketua DPW Partai Ummat DIY, Dwi Kuswantoro.

Dalam sambutan Milad 1 Tahun Partai Ummat, Dwi mengatakan Muhammad merupakan teladan yang sangat mulia dengan sifat-sifat wajibnya sidiq, amanah, tabligh dan fathonah. Jika melihat seorang pemimpin maka umat harus melihat cara kepemimpinan Muhammad.

Kegiatan milad diisi dengan Sahalat Tarawih berjamaah dan pemotongan tumpeng. Tasyakuran juga turut dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Ustad Azman Latief. (*)

BERITA REKOMENDASI