Penundaan Pelantikan Bupati Tak Surutkan Semangat Tim Pemenangan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelaksanaan pelantikan Calon Bupati dan Wakil Bupati hasil pemenang Pilkada 9 Desember 2020 akhirnya ditunda. Penundaan pelaksanaan diketahui setelah terbitnya surat Kementrian Dam Negeri (Kemendagri) Nomor 131/966/OTDA yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Jakarta 15 Februari 2021.

Menangapi penundaan pelantikan tersebut tim pemenangan Kustini Sri Purnomo di Pilkada Sleman, Raudi Akmal mengaku tidak ada kekecewaan sama sekali. Menurutnya tidak ada masalahkan dan tidak mengurangi semangat untuk membangun Sleman, kedepan.

“Intinya tidak mengurangi spirit dalam menjalankan visi dan misinya setelah dilantik nanti,” katanya di Sleman, Selasa (16/02/2021).

Raudi mengatakan tidak ada sengketa di MK terkait proses Pilkada Sleman 2029 lalu. “Tidak ada laporan, dan sudah dinyatakan menang (Bupati terpilih). Bawaslu juga menyatakan tidak ada masalah di MK,” katanya.

Raudi juga berharap kepada siapapun nantinya yang menjadi Pelaksana tugas (Plt) bupati untuk bisa menjalankan amanah warga Sleman. “Kepada siapapun Plt yang ditunjuk diharapkan bisa menjalankan amanah warga Sleman,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada Sleman, Kustini Sri Purnomo yang berpasangan dengan Danang Maharsa unggul perolehan suara dibandingkan dua pasangan calon lainnya. Kustini Sri Purnomo – Danang Maharsa diusung oleh dua partai, yakni PAN dan PDI Perjuangan. (*)

BERITA REKOMENDASI