Permata Ummat Target Sumbang 25 Persen Suara Perempuan Bagi Partai

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Permata Ummat memasang target mampu menyumbang 25 persen suara Partai Ummat. Kaum perempuan yang militan dinilai mampu mendongkaran suara bagi partai besutan Amien Rais tersebut dalam pemilu 2024 mendatang.

“Minimal 25 persen suara Partai Ummat dari Permata Ummat. Kalau 10 juta, kita menyumbang 2,5 juta suara untuk (pemilu) 2024. Sekarang sedang proses KTAnisasi,” tegas Ketua DPP Permata Ummat, Dra Euis F Fatayaty MSi disela pelantikan pengurus DPW Permata Ummat DIY di kantor DPW Partai Ummat DIY, Sabtu 906/11/2021).

Euis mengatakan walau sebagai sayap partai, namun Permata Ummat merupakan kekuatan utama partai ini. Jaringan perempuan yang selama ini telah dibangun para anggotanya menjadi modal utama Permata Ummat guna mengumpulkan dukungan suara.

Saat ini kepengurusan DPW Permata Ummat telah terbentuk di 23 provinsi. Masih ada beberapa provinsi yang akan akan dibentuk kepengurusannya seperti di Aceh, Bangka Belitung, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

“Permata Ummat terbentuk di seluruh provinsi tanah air. Permata Ummat baru sebulan dideklarasikan, jumlah pengurus yang ada saja sudah sekitar 400an sedangkan anggota belum terdata jumlahnya, tetapi lebih dari itu,” ungkap Euis.

Ketua DPW Permata Ummat DIY, Siti Muslichatun SH menyampaikan pengurus maupun anggota yang sudah bergabung berasal dari berbagai latar belakang. Beberapa diantaranya bahkan merupakan eks anggota partai lain maupun dari kalangan Aisiyah.

“Sebagai sayap partai nantinya Permata Ummat akan mengajak kosntituen dari kalangan perempuan. Permata Ummat mewadahi simpatisan perempuan yang ingin mendukung Partai Ummat, namun ia tak mau masuk di dalam partai,” ujarnya.

Siti menegaskan, Permata Ummat akan sangat terbuka bagi kaum perempuan. Ia juga menegaskan, walau secara fungsional Permata Ummat tidak ada hubungnnya dengan Aisiyah namun para anggota perkumpulan Muhammadiyah tersebut banyak yang tela bergabung dalam sayap Partai Ummat ini.

“Secara fungsional tidak ada, namun dari Asyiyah banyak. Kami di pengurus inti banyak dari Aisiyah, seperti saya juga Aisiyah,” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI