PKH Pertanahan Konstruksi dan Properti Resmi Berdiri

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Para Advokat yang konsen dalam bidang pertanahan sepakat untuk mendirikan Perkumpulan Konsultan Hukum Pertanahan Konstruksi dan Properti (PKH – PKP). Sebagai organisasi begerak dalam bidang hukum, PKH – PKP akan memberikan pendampingan kepada instansi maupun masyarakat yang sedang berurusan dengan perkara terkait pertanahan dan konstruksi maupun properti.

Ketua PKH – PKP, Chrisna Harimurti SH mengatakan selama ini tak jarang permasalahan yang berhubungan dengan pertanahan, konstruksi dan properti berakhir di meja hijau. Ironisnya tidak semua perkara tersebut didampingi oleh Advokat-advokat yang benar-benar menguasai bidang tersebut.

“Advokat menguasai dari sisi hukumnya, namun tak semua menguasai secara spesifik tentang pertanahan, konstruksi dan properti. Kami hadir untuk bagian tersebut, jadi disamping pendampingan dari sisi hukumnya kami juga spesifik menguasai bidang yang ditangani,” kata Chrisna Harimurti saat peluncuran PKH – PKP yang digelar di Hotel Grand Sharila, Jumat (23/04/2021).

Chrisna Harimurti menambahkan asosiasi Advokat fokus pada bidang tertentu selama memang telah banyak berdiri, namun yang spesifik dalam pertanahan dan kostruksi serta properti baru PKH – PKP. Ia juga memastikan organisasi yang dipimpinnya itu satu-satunya di tanah air yang spesifik pada tiga bidang tersebut.

Ia mengatakan persoalan yang menyangkut pertanahan, konstruksi dan properto memang sangat kompleks. Misalnya saja seperti telah adanya Undang-undang Konstruksi, namum dengan lahirnya Undang-undang Cinta Kerja bakal berpeluang untuk timbulnya permasalaham kedepan.

“Tentu akan menyisakan permasalahan baru. Sebenarnya bukan tumpang tindih tapi ada beberapa hal yang memang ada kemudahan untuk membuat suatu kebijakan, tapi ada hal lain yang perlu dipertimbangkan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan keilmuan para anggota dalam bidang yang bakal ditangani, PKH – PKP akan secara rutin memberikan pendidikan serta pelatihan. Untuk mewujudkan itu PKH – PKP bakal menjalin kerjasama dengan menggandeng dua perguruan tinggi yakni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Chrisna Harimurti berharap dengan hadirnya PKH – PKP akan memperkuat tegaknya hukum di tanah air. Sehingga siapapun yang tersandung perkara berkaitan dengan tiga hal tersebut akan mendapatkan keadilan yang semestinya.

“Diharapkan akan banyak memberikan simbangsih bagi hukum di negeri ini. Sehingga kedepan organisasi ini menjadi rujukan utama pendampingan dalam perkara-perkara yang dimaksud,” pungkasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI