Polsek dan Satpol PP Diharapkan Sinergi Pelihara Keamanan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggota Fraksi NasDem Kota Yogyakarta, Dwi Candra Putra mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sajak menjabat telah mereformasi 1.062 Kepolisian Sektor (Polsek) se-Indonesia yang tidak lagi berfungsi dalam penyidikan. Politisi muda itu menilai, langkah ini merupakan strategi dalam mbangun penegakan hukum yang humanis.

“Polsek sebagai markas satuan terkecil Kepolisian kini resmi bertransformasi menjadi penegakan hukum yang humanis. Ini patut diapresiasi karena tidak semua kasus hukum harus berakhir di pengadilan,” kata Ketua Komisi A DPRD Kota itu, Jumat (02/04/2021).

Candra berharap kedepan fungsi pemeliharaan keamanan juga melibatkan Satpol PP. Polsek fokus kepada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, di sisi lain ada Satpol PP yang fokus dalam pembinaan dan perlindungan masyarakat.

Kondisi keamanan lingkungan yang lebih terjaga akan mendorong terciptanya stabilitas Nasional. Stabilitas inilah yang menjamin percepatan pembangunan daerah sebagaimana diatur dalam Perda 15/2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

“Kondisi lingkungan yang tentram, damai, dan kondusif merupakan prasyarat dalam pembangunan daerah. Perda 15/2018 sudah mensyaratkan itu. Saya berharap dengan pelibatan Satpol PP, pelaksanaanya lebih cepat dan tepat,” tuturnya.

Sebelumnya, peniadaan fungsi penyidikan untuk beberapa Polsek tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/613/III/2021. Di wilayah hukum Polresta Yogyakarta terdapat 3 Polsek, yakni Polsek Ngampilan, Polsek Pakualaman, dan Polsek Keraton. (*).

BERITA REKOMENDASI