Prajurit Kodim 0734 Yogyakarta Tegakkan Prokes Pemakaman

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kodim 0734 Yogyakarta mengerahkan prajuritnya untuk turut mengamankan prosesi pemakaman salah seorang warga Pakualaman, Jumat (22/10/2021). Dengan berseragam lengkap, prajurit TNI ini melakukan pengamanan dan pengawalan sejak dari rumah duka di kawasan Gunungketur Pakualaman hingga ke pemakaman umum setempat. Pengamanan ini dilakukan bukan untuk mengantisipasi potensi kerawaan melainkan guna memastikan prosesi pemakaman berlangsung sesuai protokol kesehatan (prokes).

Komandan Kodim 0734 Yogyakarta, Letkol (Inf) Erwin Ekagita Yuana menegaskan ia memang sengaja menugaskan prajuritnya untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan di tengah masyarakat. Para prajurit harus memastikan seluruh kegiatan telah memenuhi prosedur dan setiap yang hadir wajib menjalankan prokes.

“Bangsa ini sedang berperang melawan Covid-19, oleh karena itu perlu kehadiran prajurit dalam pertempuran itu. Perang yang dilakukan yaitu memutus rantai penyebaran virus berbahaya ini, salah satu yang dilakukan dengan menegakkan prokes dalam setiap aktivitas,” tegas Erwin Ekagita Yuana.

Ia menegaskan walau beberapa kegiatan boleh dilakukan masyarakat namun hal itu hendaknya tetap memenuhi aturan dan wajib melakukan pembatasan. Dalam prosesi pemakaman misalnya, warga diwajibkan untuk tidak berkerumun dan mengikuti prosesi dengan jumlah pelayat yang dibatasi.

Hal ini perlu dilakukan agar jangan sampai terjadi prosesi pemakaman justru melahirkan klaster baru Covid-19 di tengah masyarakat. Oleh karena itu prajurit TNI memiliki kewajiban untuk turut melakukan antisipasi dan pengawasan.

“Dalam pemakaman ada prosedurnya, apalagi bagi mereka yang meninggal karena Covid-19. Tugas prajurit yaitu memastikan seluruh prosesi dilakukan dengan benar dan prokes tetap ditegakkan,” jelasnya.

Erwin Ekagita Yuana menyatakan, dalam melakukan pengawasan dan pengamanan prajuritnya selalu berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian, Sat Pol PP dan satgas Covid-19 di masing-masing wilayah. Tim gabungan akan terus melakukan pengawasan dan pengamanan mulai dari rumah duka hingga komplek pemakaman.

Ia mengingatkan momentum DIY yang sudah turun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 3 menjadi level 2 ini harus dijaga bersama. Jangan sampai kondisi yang sudah menunjukkan tanda melandai ini justru akan tinggi kembali karena masyarakat abai dalam menjalankan prokes.

“Jadi ini perlu kerja dan kesadaran bersama. Jika lengah maka masyarakat sendiri akan dirugikan dan bangsa ini akan lama kaluar dari pandemi Covid-19,” kata dandim mengingatkan. (Van)

BERITA REKOMENDASI