Program Profesi Arsitek UII Gelar Wisuda Profesi dan Janji Arsitek

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan acara Wisuda Profesi dan janji Arsitek, Angkatan ke 7 dan 8 Tahun Akademik 2021/2022. Dalam acara ini, Program Studi Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Islam Indonesia meluluskan sebanyak 34 mahasiswa terdiri dari 17 wisudawati dan 17 wisudawan.

Pencapaian IP Kumulatif rata-rata 3,81 dimana terendah 3,30 dan tertinggi 4,00. Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Indonesia, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI., AA., Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia, Dr. Yulianto P. Prihatmaji, S.T., M.T., IPM., IAI., dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta, Bhimo Widyo Andoko., S.H., M.H. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia DIY, Ir. Ahmad Saifudin Mutaqi, M.T., IAI, AA, GP.

Selain itu, hadir juga para undangan dari Forkom PAIJO (Forum Komunikasi Pendidikan Arsitek Istimewa Jogjakarta), perwakilan dari 17 Universitas Anggota APTARI dan Ketua Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Seluruh Indonesia. Mahasiswa Program Studi Profesi Arsitek UII telah menjalani proses pembelajaran K20 selama 1 (satu) tahun, dengan menempuh 36 SKS, berupa 9 Mata Kuliah baik wajib maupun mata kuliah pilihan.

Mata kuliah inti berupa Studio Profesional perancangan Arsitektur berbasiskan multidisiplinary dan partisipatory dengan Dosen Pembimbing yang berkualifikasi profesi, mahasiswa melakukan praktek merancang bangunan dengan kompleksitas sedang hingga tinggi dan beresiko sedang hingga tinggi berbasis proyek nyata, baik bersama para ahli dari berbagai disiplin AEC dan Stakeholder proyek.

Pembelajaran di luar kampus diperkaya dengan Integrated Project Delivery dimana mahasiswa terjun di lapangan guna mengikuti seluruh fase rancang bangun bersama pengembang. Mahasiswa telah pula melakukan pelatihan Kode Etik Profesi dan Tata Laku Arsitek bersama Ikatan Arsitek Indonesia, dalam hal ini IAI DIY.

Atas pencapaian ini, Wisudawan wisudawati berhak mendapatkan Sertifikat Profesi atas kelulusannya dari program ini. Kini para Arsitek muda siap bekerja dan magang selama 2 tahun dan mencapai kompetensinya dan melakukan registrasi sebagai Arsitek untuk mendapatkan STRA, menuju jenjang professional mandiri.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, ketua jurusan , Prof. Noor Cholis Idham, ST., M.Arch., Ph.D., IAI menyampaikan rasa syukur atas tercapainya Re-Akreditasi internasional penuh selama 6 tahun dari KAAB, yang diikuti dengan diperolehnya Akreditasi Unggul dari BAN-PT.

Harapannya, semoga hal ini dapat menjadi kebanggaan bersama, yang diiringi dengan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan institusi ini. Selain itu, tantangan perubahan jaman, kondisi terkini baik atas pandemi, kebijakan kampus merdeka, serta berbagai dinamika di dunia konstruksi dan arsitektur, mendorong perubahan kurikulum K13 menjadi K20

Guna mewujudkan upaya perbaikan yang berkelanjutan serta terus dapat memberikan hasil terbaik bagi seluruh civitas akademika Jurusan arsitektur pada umumnya dan program profesi arsitek pada khususnya Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Islam Indonesia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu berjalannya program profesi arsitek ini, khususnya para mitra konsultan, biro, firma dan pengembang, serta para Ahli multidisiplin selaku adjunct professor yang berkenan membimbing mahasiswa/mahasiswi Program profesi Arsitek, dan Ikatan Arsitek Indonesia sebagai asosiasi wadah para Arsitek menginduk, atas seluruh kerjasama dan dukungannya terhadap berjalannya program ini. (*)

BERITA REKOMENDASI