Projo Temanggung Tolak Komersialisasi Vaksin

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Projo Kabupaten Temanggung meminta pemerintah mengevaluasi penjualan Vaksin Covid-19. Pasalnya hal itu bertolak belakang dengan program pemerintah yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat secara gratis. Selain itu dalam kondisi saat ini yang serba sulit membuat beban masyarakat kian bertambah jika harus menanggung vaksin berbayar.

Ketua Projo Kabupaten Temanggung, Budiningsih menjelaskan program vaksinasi gratis pemerintah sangat melegakan masyarakat dalam perjuangan melawan pandemi Covid-19. Langkah itu sangat tepat sebagai bentuk kehadiran negara disaat suatu wabah melanda negeri.

“Kami sangat mengapresiasi vaksinasi gratis dari pemerintah. Bahkan yang terbaru yakni 1 juta vaksinasi sehari itu dalam rangka pemerintah melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat itu sangat tepat sebagai upaya membangun herd immunity atau kekebalan kelompok,” kata Budiningsih di Temanggung, Selasa (13/09/2021).

Namun ketengan masyarakat belakangan mulai terusik dengan adanya vaksinasi berbayar yang mulai digulirkan. Vaksinasi berbayar itu memang tak menyentuh masyarakat kalangan bawah, namun hal tersebut dirasa tetap kurang pantas jika diterapkan saat ini.

Diakuinya kondisi saat ini memang angka penambahan Covid-19 di tanah air terus meningkat, nanun komersialisasi vaksin bukan merupakan solusi untuk menjawab masalah itu. Justru pemerintah harus terus melakukan percepatan vaksinasi atau bahkan membuka posko vaksinasi hingga ke desa-desa.

“Perdagangan vaksin Covid-19 tidak sesuai dengan misi awal Presiden Jokowi ditengah akselerasi vaksinasi oleh pemerintah. Masyarakat jangan dibebani dengan biaya vaksin,” ujarnya.

Ia menegaskan komersialisasi vaksin harus dihentikan. Jangan sampai langkah itu justru menjadikan citra buruk bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam masa seperti ini pemerintah, masyarakat dan seluruh komponen bangsa ini harus bahu membahu melawan Covid-19. (*)

BERITA REKOMENDASI