Rakerwil NasDem DIY Usung Tema Konsolidasi Total

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakerwil) di Wisma Joglo Wongso Yudo, Giripurwo Kabupaten Kulonprogo, Minggu (14/03/2021). Forum tahunan itu dihadiri seluruh perangkat organisasi NasDem se DIY, termasuk 22 anggota DPRD NasDem di lima Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Menurut Ketua DPW NasDem DIY Subardi, konsolidasi total bermakna penyatuan seluruh elemen partai demi kemenangan Pemilu 2024. Seluruh elemen ini mencakup anggota fraksi NasDem se DIY, pengurus dan kader, Kepala Daerah, Tokoh Agama, dan masyarakat pada umumnya. Subardi meyakini semangat untuk menjemput kemenangan pada Pemilu 2024 membutuhkan konsolidasi total, terlebih sejak 2019 kontestasi politik berjalan panas.

“Butuh konsolidasi total agar tidak ada sekat-sekat pasca kontestasi politik yang relatif panas sejak tahun 2019. Saat ini kita tahu tidak ada lagi agenda kontestasi politik hingga tahun 2024, maka strategi NasDem DIY adalah konsolidasi total menuju 2024,” kata Anggota DPR RI itu.

Terkait pemilihan lokasi di Kulonprogo, Mbah Bardi sapaan akrabnya, ingin meneladani perjuangan Panembahan Senopati yang merintis kerajaan Mataram (salah satunya) dari bukit Menoreh di Kabupaten Kulonprogo. Keberhasilan Panembahan Senopati menjadi insipirasi perjuangannya.

“Di lereng menoreh inilah Panembahan Senopati meletakkan dasar-dasar Kerajaan Mataram yang abadi hingga saat ini. Jejak agung raja pertama Mataram itu menjadi insipirasi perjuangan kami di Partai NasDem,” jelasnya.

Dalam Rakorwil tahun ini terdapat empat Kelompok Kerja (pokja), yakni pokja rekrutmen kader, pokja pembekalan dan pelatihan, pokja manajemen media, dan pokja logistik. Keempat pokja itu menghasilkan rekomendasi dan menjadi tanggung jawab seluruh elemen partai untuk dilaksanakan.

“Seluruh elemen partai merupakan representasi partai. Ada tanggung jawab untuk berjuang bersama-sama. Jadikan tanggung jawab itu sebagai tugas negara meneruskan cita-cita pembangunan melalui jalur partai politik,” tambahnya.

Di sela acara, Ketua DPW juga melantik pengurus 12 Dewan Pimpinan Cabang se-Kulonprogo. Pengukuhan ini bagian dari strategi konsolidasi total hingga tingkat bawah. Para pengurus di tingkat kecamatan itu akan menyiapkan struktur hingga ke tingkat ranting, sebagai upaya regenerasi agar kerja mesin partai semakin kencang. (*)

BERITA REKOMENDASI