Segera Kuliah Tatap Muka, Unriyo Siapkan Prokes

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Perkuliahan tatap muka rencananya akan mulai dilakukan uji coba pada akhir bulan ini. Berbagai persiapan dilakukan perguruan tinggi dalam menyambut kuliah tatap muka perdana pada masa pandemi ini. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menjadi salah satu kampus yang berkomitmen untuk menggelar temu langsung kuliah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama proses pendidikan berlangsung.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unriyo, Hamzah ST MT mengungkapkan sekitar 50 persen mahasiswa Unriyo telah berada di Yogya dan siap mengikuti kuliah tatap muka. Rencananya uji coba kuliah tatap muka akan dilaksanakan pada 25 Oktober mendatang.

“Pada dasarnya para dosen maupun mahasiswa telah siap untuk melaksanakan kuliah tatap muka. Komitmen dari pihak civitas tetap sama, yakni perkuliahan tidak boleh berhenti dan harus terus berlangsung dengan tetap menjalankakn prokes pada masa seperti ini,” kata Hamzah di Unriyo, sabtu (23/10/2021).

Berbagai persyaratan wajib dilaksanakan para mahasiswa sebelum mengikuti perkuliahan langsung. Mereka harus telah menjalani vaksinasi minimal tahap pertama, bisa menunjukkan surat swab PCR dan telah mendapat izin dari orangtua.

Nantinya di kampus pihak civitas juga telah menyiapkan berbagai kelengkapan untuk menunjang perkuliahan dengan tetap menjalankan proks. Misalnya menyediakan masker maupun tempat mencuci tangan, menata kursi kelas dengan diberi jarak minimal 1 meter dan yang utama yaitu pembatasan mahasiswa di ruangan.

“Sesuai aturan dari pemerintah, pihak kampus juga akan melakukan screening melalui Aplikasi Peduli Lindungi. Jumlah mahasiswa yang melaksanakan kuliah tatap muka juga dibatasi maksimal 40 – 50 persen dari kapasitas kelas,” lanjutnya.

Walau telah menyiapkan perkuliahan tatap mukan, namun pihak kampus tetap mengizinkan bagi mahasiswa yang belum berada di Yogya. Kuliah jarak jauh secara daring masih dilakukan agar para mahasiswa yang masih di daerah tetap dapat mengikuti perkuliahan.

Hamzah juga bersyukur status Yogya yang saat ini telah masuk Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Perkantoran (PPKM) Level 2. Dengan status yang hampir mendekati zona hijau tersebut diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan bagi orangtua maupun mahasiswa sendiri untuk ke Yogya guna kembali masuk kampus. (Van)

BERITA REKOMENDASI