Srikandi PMBA Optimis Cegah Stunting di Masa Pandemi Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dosen Pendidikan Profesi Bidan Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) membentuk dan melatih Srikandi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) di Dusun Sentikan Karangnongko Tirtomartani Kalasan Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemberian makanan pada bayi dan anak (PMBA) sebagai upaya strategis untuk membantu program pemerintah dalam pencegahan stunting.

Inisiator Sekaligus Dosen Pendidikan Profesi Bidan Unriyo, Rahayu Widaryanti mengatakan Srikandi PMBA merupakan sebutan bagi kader yang medampingi masyarakat dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Srikandi merupakan sosok perempuan tangguh, sehingga pengabdi mengadopsi sosok ini dan menerapkan dalam masyarakat yang akan berjuang dengan tangguh untuk mengkampanyekan program 1.000 HPK.

“Mulai dari pendampingan kehamilan, IMD, pendampingan pemberian ASI eksklusif 6 bulan dan dilanjutkan 2 tahun serta pendampingan dalam pemberian MP ASI secara tepat,” kata Rahayu Widaryanti disela kegiatan, Minggu (22/11/2020).

Kegiatan Srikandi PMBA diawali dengan pemberian materi tentang pemberian makan bayi dan anak yang meliputi pentingnya inisiasi menyusui dini (IMD), ASI eksklusif, cara menyusui yang benar, masalah menyusui dan cara penanganannya. Diberikan pula materi teknik konseling, makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan cara menyapih (penghentian menyusui).

“Setelah mengikuti pelatihan, Srikandi PMBA menginisiasi gerakan sukses ASI eksklusif, MP ASI, bayi sehat serta pemanfaatan tanaman pekarangan sebagai kebun gizi. Harapan dari program ini adalah masyarakat dapat mencapai derajat kesehatan bayi dan balita secara optimal,” ujarnya.

Pada masa pandemi COVID-19 bayi dan balita menjadi salah satu kelompok yang rentan terdampak sehingga memerlukan perhatian lebih. Pemberian ASI dan MP ASI home made menjadi pilihan makanan yang paling aman bagi bayi ketika adanya keterbatasan akses makanan maupun pelayanan kesehatan.

ASI memiliki kandungan antibodi yang tinggi sehingga meningkatkan daya tahan tubuh bayi di masa pandemi. “Selain itu pemberian ASI dan MP ASI rumahan dapat mengurangi pengeluaran belanja keluarga, dimana dalam masa pandemi banyak keluarga yang mengalami penurunan pendapatan finansial akibat pandemi COVID-19,,” ungkap Lenna Maydianasari sebagai co-inisiator Srikandi PMBA. (Van)

BERITA REKOMENDASI