Subardi Gelar Program Vaksinasi Massal

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Target percepatan vaksin di Yogyakarta didukung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta, Subardi. Pada hari Jumat (20/08/2021), Subardi menggelar vaksinasi massal dengan 500 dosis tahap pertama bagi masyarakat Kulonprogo. Sentra vaksinasi ini dipusatkan di RSUD Wates, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Subardi mengaku fokus menyisir kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Para pelaku UMKM merupakan penggerak ekonomi kerakyatan yang selama ini “terpukul” imbas pandemi. Anggota Komisi VI DPR itu berharap dengan sasaran pelaku UMKM, pemulihan ekonomi di masyarakat lebih cepat tercapai.

“Kami mengawali program ini dari pelaku UMKM. Kalau pelaku usaha kecil sudah divaksin, mereka akan kembali produktif dan ekonomi masyarakat akan cepat pulih,” kata Subardi.

Program vaksinasi bertajuk “NasDem Peduli” akan menjangkau masyarakat di lima Kabupaten/Kota se DIY. Saat ini Kabupaten Kulonprogo menjadi yang pertama. Selanjutnya sentra vaksinasi NasDem akan digelar di Kabupaten Sleman, kemudian bergeser ke Kota Yogyakarta, Gunungkidul dan Bantul. Lebih dari 5 ribu dosis vaksin jenis Sinovac akan disuntikkan pada gelombang pertama di bulan Agustus ini.

Koordinator program NasDem Peduli, Aulia Reza mengajak masyarakat untuk tidak ragu divaksin. Menurutnya dengan strategi “jemput bola” ke lima kabupaten/kota, masyarakat tidak kesulitan mengakses vaksinasi.

“Dengan jemput bola seperti ini, program NasDem Peduli akan menjangkau lebih banyak vaksinasi untuk masyarakat di berbagai pelosok,” kata Anggota Dewan Pakar NasDem DIY itu.

Salah satu peserta vaksin, Mely Septiani mengaku antusias mengikuti vaksinasi. Ia datang bersama 60 anggota PNM (Permodalan Nasional Madani). Para anggota PNM itu merupakan penerima bantuan modal yang difasilitasi Subardi. Mereka terdiri dari kelompok ibu-ibu dan bergerak di bidang usaha ultra mikro.

“Saya datang bersama kelompok ibu-ibu yang difasilitasi pak Subardi menerima bantuan dari PNM. Ini baru selesai divaksin langsung dapat sertifikat. Prosesnya mudah tinggal daftar dengan KTP,” kata Mely. (*)

BERITA REKOMENDASI