Taat Prokes, Ancaman Gelombang Ketiga Tak Akan Terjadi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Anggota DPD RI, GKR Hemas mengingatkan masyarakat untuk selalu taat dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Hal ini penting mengingat tak lama lagi libur Natal dan tahun baru akan tiba. Mobilitas yang tinggi saat liburan tersebut berpotensi untuk terjadinya penyebaran virus Covid-19 di tengah masyarakat

“Dengan adanya wisatawan, dibukanya ekonomi kita lihat banyak sekali pergerakan usaha maupun masyarakat yang hadir di Yogya. Pergerakan ini harus diantisipai oleh masyarakat, walaupun sudah zero pun kita tetap harus melaksanakan prokes dengan baik,” kata Hemas saat menghadiri peluncuran buku ‘103 Karya Kartini Indonesia’ di Rumah Celup Indonesia Kalangan Trimulyo Sleman, Senin (08/11/2021).

Gelombang ketiga penyebaran Covid-19 berpotensi terjadi pasca liburan Natal dan tahun baru mendatang. Namun Hemas optimis jika masyarakat taat menerapkan prokes dalam kehidupannya sehari-hari maka menyebaran dalam skala besar itu tidak akan terjadi.

“Yang penting prokes dan kita bisa menjaga diri sebelum gelombang itu datang dan kita tidak akan terdampak. Masyarakat harus punya kesadaran untuk melaksakan prokes dengan baik,” imbuhnya.

Hemas menyampaikan kesadaran masyarakat Yogya sebanarnya sudah cukup bagus dalam melaksanakan prokes. Namun karena Yogya sebagai kota tujuan wisata membuat interaksi dan mobilitas masyarakat di daerah ini cukup padat sehingga potensi penyebaran Covid-19 juga tinggi.

Oleh karena itu ia meminta kepada pemerintah untuk siap dalam menghadapai liburan mendatang Tempat-tempat keramaian dan obyek wisata harus mendapat perharian khusus serta pengaturan pengunjung tetap harus dilakukan untuk menghindari kerumunan masyarakat.

Hemas menegaskan kekebalan komunal di Yogya sendiri sebenarnya sudah akan terbentuk karena vaksinasi yang dilakukan di kota ini hampir mencapai 90 persen. Ia optimis dengan kerjasama semua pihak maka target 100 warga menjalani vaksinasi dapat tercapai.

“Masyarakat Yogya hampir 90 persen sudah divaksin dan kita harapkaan 100 persen tercapai. Dengan 90 persen vaksinasi sudah menunjukkan angka penurunan (angka positif harian), apalagi jika sudah 100 persen nantinya,” jelas Hemas. (Van)

BERITA REKOMENDASI