Tetra Pak Luncurkan Booth Edukasi di Taman Pintar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tetra Pak Indonesia membukaan booth edukasi interaktif di Taman Pintar Yogyakarta, Kamis (10/12/2020). Dengan adanya wahana baru ini Tetra Pak ingin mengedukasi mayarakat khususnya anak-anak untuk tak membuang sampah sembarangan, karena barang yang dianggap tak berguna terserbut ternyata dapat memiliki nilai lebih.

Sustainability Manager Tetra Pak Indonesia, Reza Andrianto mengatakan booth ini bertujuan untuk melibatkan pengunjung dalam perjalanan kemasan karton Tetra Pak mulai dari mempelajari bahan-bahan penyusun karton hingga memahami apa yang dilakukan paska konsumsi. Pengunjung juga akan belajar tentang pemanfaatan sumber daya secara bertanggungjawab, proses 3L (Lipat, Letak, Lepas), daur ulang karton dan produk akhir apa yang dapat dihasilkan dari daur ulang kemasan karton bekas minum.

Berdasarkan studi yang dilakukan di lima kota besar di Indonesia, hampir separuh masyarakat mulai memilah sampahnya di rumah. Diantara mereka yang telah memilah sampah, sebesar 77,6% sudah mulai memisahkan sampahnya menjadi dua kategori, basah dan kering.

“Kami akan terus mengedukasi dan menginformasikan kepada konsumen tentang pentingnya memilah sampah ke dalam kategori lain, seperti kemasan karton bekas minum (UBC). Dengan berbagi lebih banyak tentang apa yang membuat karton Tetra Pak dan kemampuan daur ulangnya, konsumen bisa mendapatkan informasi yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan lebih dari 70% karton Tetra Pak terbuat dari kertas karton dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan sumber terkontrol lainnya. Artinya bisa didaur ulang dan djadikan berbagai produk seperti kertas daur ulang lembaran atap dan furnitur.

“Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kertas terbesar di ASEAN dan negara ini mengimpor sekitar 4,5 juta ton limbah kertas untuk dijadikan bahan baku industri penghasil kertas. Hal ini merupakan sebuah bukti bahwa kemasan karton bekas minum memiliki potensi yang sangat besar,” tambahnya.

Dengan ini Reza berharap masyarakat akan lebih bijak terhadap sampah. Apa yang dilakukan ini juga sebagai kampanye untuk mengurangi gunungan sampah yang ada di bumi.

Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang hadir dalam pembukaan wahana baru Taman Pintar mengatakan instalasi ini sejalan dengan upaya kampanye dan daur ulang yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakata. Menurutnya, pengelolaan sampah yang tepat ternyata mampu memangangkat perekonomian masyarakat bila dimanfaatkan dengan baik.

“Kami mendorong warga Yogyakarta untuk mengunjungi booth ini guna mempelajani lebih lanjut tentang pemilahan sampah dan daur ulang kemasan karton bekas minum. Dengan ini akan muncul kesadaran masyarakat mulai dari usia dini untuk menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.(*)

BERITA REKOMENDASI