Warga Karanggondang Awali Tradisi ‘One Man One Thousand’

Editor: Ivan Aditya

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Warga Dusun Karanggondang Kelurahan Tawangsari Wonosobo dan didukung oleh pemuda yang tergabung dalam karang taruna dusun setempat mengawali suatu tradisi politik yang sangat unik yaitu melakukan gotong royong politik dengan wujud gerakan ‘One Man One Thousand’. Gerakan ini merupakan suatu bentuk gerakan menyumbang paslon bupati Afif Albar untuk kembali menegakkan politik tanpa uang.

“Kami mengumpulkan uang dari warga untuk paslon bupati yang kami yakin akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Apabila semua warga sadar politik dan menghilangkan politik uang, maka gerakan ini akan mengawali pemerintahan tanpa korupsi,“ kata Ketua RT8 dusun Karanggondang, Gideon Pantjasaputra, Sabtu (14/11/2020).

Gerakan gotong royong menurutnya adalah salah satu sikap Pancasila yang saat ini mulai luntur sehingga mengakibatkan politik berbasis pada logistic maupun money politik yang membuat pemimpin akan mencari uang untuk mengembalikan modal politik. “Sikap gotong royong akan membuat politik menjadi sebuah kebutuhan masyarakat, pemimpin akan bersikap amanah dan rakyat kembali memiliki kedaulatan seperti ajaran Trisakti-nya Bung Karno dan pada akhirnya tercipta Indonesia Raya,” tegasnya.

Keadaan politik Kab Wonosobo saat ini yang sangat prakmatis mendorong semangat partai politik untuk bergabung mengusung satu paslon bupati. Namun hal ini harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk berpolitik secara benar, tentunya didukung oleh pemimpin-pemimpin yang bisa menjadi panutan masyarakat.

Tanpa kerja bersama, tanpa gotong royong untuk menuju Indonesia seperti cita-cita kemerdekaan, maka menurutnya menjadi hal yang sangat mustahil terwujud. Dengan gotong royong dan kerja bersama akan menjadi gerakan bersama, membanting tulang bersama, berkeringat bersama untuk kesejahteraan bersama

“Semoga amanah rakyat kepada paslon Afif Albar akan dilaksanakan sebaik baiknya dan semangat ini menular ke seluruh masyarakat Wonosobo,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI