18 Ribu Pengusaha Batik Tercatat di Indonesia, Bagaimana 20 Tahun Ke Depan?

Editor: Agus Sigit

Khaleili Nungki Hashifah, pemilik Creative Batik di Yogyakarta mengaku sangat antusias dengan program Kita Muda Kreatif yang twrus mendukung para pembuat batik muda untuk mengembangkan bisnis berkelanjutan sehingga bisa berkontribusi dalam pelestarian budaya. Ia berharap konsistensi dengan harapan batik bisa terus lestari dan tidak putus pada generasi ini.

Momentum Hari Batik 2 Oktober ini, UNESCO dan Citi Indonesia mempersembahkan cerita generasi muda yang teguh menjaga tradisi batik dalam kehidupan mereka. Tur virtual ke desa-desa pembatik di wilayah Klaten, Jawa Tengah dihadirkan untuk memberikan pengalaman menarik yang nantinya membawa ketertarikan untuk berkunjung langsung ketika pandemi usai.

Perayaan virtual ini adalah salah satu bagian dari program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites, yang dilaksanakan oleh UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia dibawah dukungan Citi Foundation yang juga dikenal sebagai Program Kita Muda Kreatif. Program ini menyediakan peningkatan kapasitas usaha kepada 400 wirausaha muda yang mengembangkan industri kreatif dan produk budaya di sekitar situs UNESCO dan destinasi wisata populer lainnya di Indonesia. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI