2025, Wajah Baru TPST Piyungan Terlihat

YOGYA, KRJOGJA.com – Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan setiap harinya menerima sampah rata-rata sekitar 600 ton per hari dari beberapa wilayah di DIY. Menyikapi kondisi tersebut Pemda DIY terus mendorong investasi pengelolaan sampah. Selain investasi pengelolaan sampah juga ada upaya untuk menekan produksi sampah dengan melakukan pengolahan limbah, sebelum penimbunan.

“Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Daerah (TP5D) pemerintah DIY mentargetkan pada 2023-2024 pengembangan konstruksi TPST Piyungan. Sehingga pada 2025 diperkirakan wajah baru TPST Piyungan dapat terlihat, bersamaan dengan munculnya teknologi pengolahan sampah yang lebih modern melalui Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan ESDM DIY, Hananto Hadi Purnomo saat memimpin paparan Market Sounding TPST Piyungan, di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan, Senin (30/11/2020).

Menurut Hananto, market sounding dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dari sektor swasta, investor potensial, dan pemberi pinjaman terhadap bentuk kerjasama atau teknologi yang akan ditawarkan, serta potensi resiko yang mungkin akan terjadi. Selain itu market sounding dilaksanakan untuk menyampaikan keberadaan proyek tersebut kepada pasar serta melihat ketertarikan pasar atas rencana proyek. Dengan melihat situasi tersebut, direncanakan akan dilakukan penambahan lahan baru untuk TPA Piyungan.

“Kami merencanakan penambahan lahan baru seluas 6 hektar di sekitar TPA Piyungan, untuk pengembangan TPA melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha. Dimana kesempatan investasi akan sangat terbuka bagi para investor,” ungkap Hananto.

BERITA REKOMENDASI