619 Bank Sampah Terbentuk, Dorong Pengolahan Sampah yang Lebih Optimal

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya terus mendorong penambahan bank sampah di masyarakat untuk mengurangi volume sampah. Penumbuhan bank sampah justru menjadi proses awal dan pengelola didorong terus produktif hingga mampu mengolah sampah organik.

Ketua Forum Bank Sampah yang juga Sekda Kota Yogya Ir Aman Yuriadijaya, mengungkapkan pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya akan semakin membangun komunikasi yang kuat dengan kewilayahan agar bank sampah bisa lebih optimal. Kelurahan dan kemantren diminta bersama-sama mengembangkan bank sampah.

“Kami juga mendorong bank sampah tidak hanya mengelola sampah anorganik. Tapi juga mengelola sampah organik karena mayoritas sampah keluarga adalah sampah organik. Kami juga menunggu kesiapan DLH menyangkut gerakan biopori rumah tangga anggota bank sampah,” ungkapnya, baru-baru ini.

Dirinya juga mengapresiasi lahirnya Bank Sampah Tinemu Resik di Cokrodirjan Suryatmajan. Bank sampah Tinemu Resik itu menjadi bank sampah terbaru di Kota Yogya.

“Apa yang dilakukan teman-teman di Cokrodirjan ini saya kira menjadi hal penting. Ini adalah sebuah awal menuju kepada proses selanjutnya. Forum bank sampah akan selalu membersamai,” imbuhnya.

Aman menyatakan forum bank sampah juga akan meningkatkan nilai tambah dari sampah dengan penganekaragaman produk sampah. Termasuk bersama DLH Kota Yogya akan membuat stokis produk hasil pengolahan sampah untuk mengatasi kendala pemasaran. Produk dari hasil pengolahan sampah dari masyarakat bisa ditampilkan bersama forum bank sampah di stokis produk yang akan dipasarkan secara digital.

BERITA REKOMENDASI