ACT Akan Beri Santunan untuk Korban Hanyut Susur Sungai Sempor

SLEMAN, KRJOGJA.com – Seluruh korban laka sungai Sempor, Desa Donokerto, Turi – Sleman pada Minggu (23/2/2020) pagi telah ditemukan. Dari total 249 siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat kegiatan susur sungai Sempor, telah terkonfirmasi 239 dinyatakan selamat, dan 10 siswa dinyatakan meninggal dunia, Minggu (23/2/2020).

Fuad, Komandan Disaster Emergency Response (DER) ACT DIY yang melakukan pencairan korban selama dua hari terakhir mengungkapkan, delapan korban telah ditemukan hari jum’at dan sabtu, dan dua korban terakhir ditemukan hari minggu pagi.

Pada minggu (23/2/2020) pukul 05:30 WIB telah ditemukan korban kesembilan, tidak berselang lama pada pukul 07:05 WIB telah diketemukan korban kesepuluh. Menurut Fuad, dua korban terakhir ditemukan di Dam Mantras yang berjarak kurang lebih 400 meter dari tempat kejadian mula di sungai Sempor. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Fuad.

Adapun kesepuluh korban hanyut sungai sempor diketahui bernama, Sovie Aulia, Arisma Rahmawati, Nur Azizah, Latifa Zulfa, Khoirunisa, Evita Putri L, Fanesha Dida, Nadine Fadila Khasanah, Yasinta Bunga, Zahra Imelda.

Kedua korban terakhir yang ditemukan yaitu Yasinta Bunga dan Zahra Imelda kemudian dibawa ke RS Bhayangkara DIY untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. “Dengan ditemukannya seluruh korban hanyut sungai Sempor operasi SAR Gabungan Sungai Sempor dinyatakan di tutup,” lanjut Fuad.

Sebagai bentuk kepedulian yang mendalam, rencananya dari lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga akan memberikan santunan kepada seluruh keluarga korban. “Ini masih dilakukan pendataan kepada seluruh keluarga korban, sesegera mungkin dari ACT akan memberikan santunan, harapan kita dengan bantuan ini dapat turut meringankan duka keluarga yang sedang berbelasungkawa,” ujar Kharis Pradana, ketua program ACT DIY.

Seperti yang diberitakan, tragedi hanyutnya ratusan siswa-siswi SMPN 1 Turi, Sleman ini berawal dari latihan pramuka yang digelar pada Jum’at lalu, dengan kegiatan berupa susur sungai, secara tiba-tiba dari arah utara sungai terjadi banjir tiba-tiba setinggi 1-2 meter yang kemudian menghanyutkan ratusan peserta susur sungai tersebut.(ACT)

BERITA REKOMENDASI