Adanya Pusat Tekanan Udara Rendah Picu Terjadinya Hujan di Wilayah DIY

Sementara itu kepala kelompok data dan informasi BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Etik Setyaningrum MSi menjelaskan, Juli-Agustus merupakan puncak musim kemarau di wil DIY. Sedangkan untuk September meskipun masih kategori musim kemarau tetapi diprediksi jumlah curah hujan perdasarian mencapai minimal 10-20 mm/dasarian. Bila dibandingkan dengan bulan Agustus hujan perdasarian maksimal hanya mencapai 0-10 mm. Sehingga secara perbandingan untuk September hujan dengan kategori rendah sampai sedang diprediksi akan muncul dibeberapa tempat meskipun belum terjadi secara kontinuitas.

“Musim pancaroba di DIY diprediksikan akan terjadi pada Oktober. Sebagai gambaran prospek awal musim hujan disebagian besar wilayah DIY akan berlangsung diakhir Oktober hingga November 2020,” terang Etik. (Ria)

BERITA REKOMENDASI