Akselerasi Bangkitnya Industri Pariwisata DIY Ditengah Pandemi

Pemilik PT Total Nusa Tour Travel tersebut mengungkapkan wisatawan domestik atau wisatawan nusantara (wisnus)-lah termasuk didalamnya wisatawan lokal yang baru bisa diandalkan dan digerakan DIY dengan konsep staycation sambil bertahan di tengah pandemi dengan harapan bisa kembali normal suatu saat nanti. Industri pariwisata DIY sudah perlahan bangkit dengan mengandalkan wisatawan domestik tersebut, namun sayangnya masih banyak didominasi wisatawan mandiri.

“Disinilah kami benar-benar diuji untuk berjuang bertahan agar industri pariwisata tetap bisa bangkit di tengah pandemi Covid-19,” tambah Hery.

Pihaknya menyiapkan dua strategi untuk bangkit yaitu pada saat pandemi dan pasca pandemi Covid-19. Strategi di tengah pandemi yaitu meningkatkan kualitas dengan berbagai pelatihan, mengupdate perkembangan pariwisata DIY maupun dunia, mempersiapkan ajang Jogja International Travel Mart (JITM) virtual pada pertengahan Oktober 2020 ini guna memantance relasi biro perjalanan dari luar serta mengatasi keterbatasan akses market.

“Strategi pasca pandemi Covid-19 begitu bahan bakar kita penuh maka kita langsung bisa gas sehingga semua anggota Asita dalam kondisi lebih baik,” tambah Hery.

Perihal permodalan, Hery mengakui pelaku biro perjalanan wisata sudah mendapatkan dukungan, namun masih belum dapat berjalan dengan mulus. Sehingga relaksasi atau pelonggaran yang diberikan bisa diperpanjang lagi. Asita DIY ingin masyarakat dan pemerintah bersama-sama dan peduli terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

“Hal ini merupakan dasar yang menentukan percepatan atau akselerasi kita untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19. Dengan kurang tertibnya masyarakat maupun wisatawan akan menjadi hambatan alias kurang optimal untuk bangkit. Sembari menunggu pandemi bisa dikendalikan, maka perlu sinergi bersama untuk hasil lebih baik karena DIY sudah siap dikunjungi,” pungkasnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI