Akses Ditambah, Kebun Plasma Nutfah Pisang Dipercantik

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya kembali melakukan penataan di kebun plasma nutfah pisang. Kebun yang berada di wilayah Giwangan Umbulharjo tersebut akan dipercantik dengan kolam ikan serta air mancur guna memperindah kawasan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya Sugeng Darmanto, menyebut pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar melalui APBD 2020. “Anggaran itu untuk penataan baik pembangunan kolam maupun menambah pintu masuk atau akses bagi pengunjung,” jelasnya, Minggu (16/2/2020).

Selama ini akses pengunjung hanya melalui satu pintu yakni dari utara. Jalannya pun cukup sempit sehingga menjadikan kebun dengan koleksi kultivar pisang terlengkap ini kurang terlihat jelas. Tambahan akses dari sisi selatan tersebut tidak hanya dengan menempatkan pintu masuk tetapi juga melakukan penataan tanaman pisang sesuai dengan jenisnya di bagian selatan kebun yang saat ini masih terlihat terbengkalai.

Sugeng mengaku, saat ini kebun plasma nutfah pisang memiliki fungsi untuk pengembangan kultivar pisang sekaligus edukasi tentang pisang kepada masyarakat. Berdasarkan catatan awal, kebun tersebut memiliki koleksi sekitar 300 kultivar pisang. Namun, jumlah kultivar pisang itu akan didata ulang karena dimungkinkan ada penamaan yang berbeda untuk kultivar yang sama.

“Dari penyisiran awal, terkadang untuk kultivar yang sama dicatat dalam dua atau tiga nama yang berbeda sehingga dimungkinkan jumlah kultivar yang sebenarnya hanya sekitar 170 jenis,” imbuhnya.

Terkait pengembangan kultivar pisang di masa mendatang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya akan menggandeng Balai Penelitian Buah Tropis. Kerja sama itu uga untuk penambahan jenis kultivar baru di kebun plasma nutfah pisang. Bahkan, imbuh Sugeng, pihaknya akan mengunjungi sejumlah sentra pisang seperti di Lumajang atau Solok. Pada kunjungan tersebut diharapkan mampu memperoleh minimal sepuluh kultivar pisang.

Selain mencari kultivar baru, pihaknya kini mendorong laboratorium yang ada di kebun untuk terus mengembangkan kultivar jenis baru melalui persilangan. Kultivar jenis baru seharusnya memiliki kualitas yang lebih baik dibanding kultivar awal. Akan tetapi, penambahan kultivar baru hasil penelitian sulit dilakukan. Sampai saat ini baru ada satu jenis kultivar baru yang bisa dihasilkan dari kebun plasma nutfah pisang yaitu Raja Bagus yang berasal dari persilangan Pisang Raja dan Pisang Talun.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI