Anggota KSP Sejahtera Bersama Meradang, Uang Rp 8,878 Triliun Terancam Hilang

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan warga dari DIY, Semarang, Kudus, Solo, Klaten dan Indramayu yang menjadi anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, meradang. Mereka terancam kehilangan uang yang disimpan di koperasi tersebut karena situasi tak menyenangkan yang dihadapi.

Aritonang, Koordinator Tim Pencari Fakta Korban Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama DIY mengatakan ada 60 orang di Yogyakarta yang menyampaikan aspirasi menuntut pencarian dana yang tertahan di koperasi. Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya mulai mendatangi kantor koperasi, Ombudsman RI hingga ke kediaman pengurus koperasi, namun tak kunjung menemui jalan terang.

“Malah ada kami korban digugat balik, itu Ibu Yekti Khasanah yang simpanannya sampai angka miliar Rupiah malah digugat balik. Di DIY ada total 10 ribu anggota yang nilai simpanannya Rp 700-800 miliar. Sampai saat ini kita tidak tahu uang itu aman atau tidak. Ternyata, di akhir-akhir ini kita coba cek ke cabang dan minta printout. Tabungan yang ada misalnya Rp 100 juta hanya ada saldo Rp 20 ribu yang katanya ditransfer ke rekening koran PKPU,” ungkapnya pada wartawan, Rabu (20/10/2021).

Rahmad Raja Jaya, Ketua Forum Komunikasi Anggota KSP Sejahtera Bersama, mengatakan uangnya sejumlah Rp 200 juta sampai saat ini masih tertahan tak jelas di sana. Secara keseluruhan terdapat 58 ribu anggota terverifikasi data PKPU dengan total dana Rp 8,878 triliun.

“Kami sudah berkirim surat tiga kali ke Kementrian Koperasi, Ombudsman RI dan semuanya tidak ditanggapi. Ini yang sangat kami sesalkan, mengapa demikian. Kami hanya ingin meminta uang kami kembali,” keluhnya.

BERITA REKOMENDASI