Animo Tinggi, Penumpang KRL Yogya-Solo Rata-rata 9.000 Orang Perhari

YOGYA, KRJOGJA.com – Animo masyarakat menggunakan moda transportasi Kereta Api Listrik (KRL) Yogya-Solo sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah penumpang yang terus meningkat, sejak KRL Yogya-Solo tersebut resmi beroperasi Maret 2021 lalu.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, di masa pandemi, jumlah perjalanan KRL Yogya-Solo rata-rata melayani sebanyak 20 perjalanan perhari dengan jumlah penumpang maksimal 74 orang dalam satu gerbong (duduk dan berdiri) sesuai protokol kesehatan.

Menurut dia, awal setelah diresmikan, jumlah penumpang KRL Yogya-Solo masih dikisaran 2.000-3.000 orang perhari, kemudian meningkat sampai 4.000 penumpang perhari. Jumlah tertinggi penumpang terjadi sebelum puasa kemarin yakni mencapai 12.000 orang dalam sehari. Namun jumlah tersebut sempat turun lagi dikisaran 2.000-4.000 penumpang karena adanya larangan mudik. Setelah tidak ada lagi larangan mudik, jumlah penumpang KRL naik lagi, dan saat ini dikisaran 9.000 penumpang per hari

“Hadirnya KRL ini tidak mengurangi jumlah penumpang KA Prameks (Prambanan Ekspress) yang masih tetap berjalan (relasi Yogya-Kutoarjo). Sehingga bisa dikatakan ada pertumbuhan baru penumpang yakni penumpang KRL,” terang Anne saat bersilaturahmi dengan Pemimpin Redaksi KRJogja.com Octo Lampito, di Kantor Redaksi KRJogja.com, Jalan Margo Utomo Yogyakarta, Senin (31/5/2021).

BERITA REKOMENDASI