Antisipasi Bencana Hidrometrologi BPBD DIY Optimalkan Penanganan

YOGYA, KRJOGJA.com – Sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY untuk mengantisipasi adanya bencana hidrometrologi dan La Nina. Langkah antisipasi itu dilakukan selain untuk meminimalisir terhadap dampak yang ditimbulkan juga mengoptimalkan upaya penanganan. Adapun bentuk dari persiapan itu dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kabupaten/kota di DIY, pada Oktober lalu. Selain itu juga meminta kesiapan kabupaten/kota untuk bersiap menghadapi terhadap kemungkinan bencana.

“Datangnya bencana alam yang mendadak menuntut masyarakat harus selalu meningkatkan kewaspadaan. Untuk itu semua peralatan pendukung baik EWS, maupun pos pengamatan sudah kami minta untuk dicek dan disiapkan. Tidak hanya itu kami juga sudah mensosialisasikan ke berbagai desa yang rawan dan obyek wisata terkait potensi bencana di bulan ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswatana, di Yogyakarta, Kamis (11/11/2021).

Biwara menyatakan, hujan dengan intensitas sedang yang terjadi sejak Rabu (10/11/2021) sampai Kamis (11/11/2021) telah mengakibatkan terjadinya bencana alam di sejumlah daerah. Berdasarkan laporan dan data yang masuk ke BPBD DIY tercatat ada 19 insiden di sejumlah wilayah menyusul hujan yang mengguyur DIY lebih dari 24 jam. Kesembilan belas kejadian itu meliputi 9 titik longsor, yang menyebabkan 5 talut ambrol dan satu aliran irigasi serta menyebabkan 1 bangunan roboh dan listrik padam di Gunungkidul.

BERITA REKOMENDASI