Antisipasi Klaster Baru di Yogya, Intensifkan Satgas Kalurahan

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, momentum libur hari besar nasional atau keagamaan sering dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata, termasuk melalui berbagai jalur alternatif karena ada kebijakan pembatasan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY untuk memastikan penegakan protokol kesehatan berjalan baik.

“Sampai saat ini baru ada tujuh destinasi wisata di DIY yang diizinkan buka oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karena itu dukungan dan kerja sama pengelola wisata untuk memantau pergerakan wisatawan sangat dibutuhkan, terutama dalam melakukan pengawasan dan memastikan penegakan prokes,” kata Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad, Kamis (14/10/2021).

Noviar mengungkapkan, munculnya sejumlah klaster baru juga menjadi fokus perhatian Satpol PP DIY. Sebab hal itu menjadi indikator penegakan prokes belum baik di tengah kasus yang mulai melandai. Munculnya klaster baru itu harus ditangani serius. Salah satunya dengan meningkatkan peran Satgas Covid-19 Kalurahan atau RT/RW dalam memantau aktivitas warganya. Karena mereka yang lebih mengetahui kondisi lingkungan sekitarnya.

“Kasus yang mulai melandai jangan direspons dengan euforia oleh masyarakat. Apalagi sampai mengabaikan penegakan prokes. Saya minta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan segala ketentuan dalam kebijakan PPKM. Begitu pula dengan Satgas Kalurahan atau RT/RW perlu memprioritaskan,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI