Apa Sebabnya Tingkat Perceraian di DIY Tinggi?

YOGYA, KRJOGJA.com – Tingkat perceraian pasangan hidup di Daerah Istimewa Yogyakarta cukup tinggi, yaitu sebesar 23%. Tingginya tingkat perceraian ini disebabkan banyak faktor, di antaranya tingkat pendidikan, kondisi keuangan, juga dampak teknologi informasi.

Hal ini diungkapkan Ketua Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) DIY Prof Dr dr H Soewadi MPH SpKJ pada Rakor dan Penandatangan MoU dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) DIY di Rumah Makan Ingkung Grobog Jalan Ipda Tut Harsono Yogyakarta, Senin (10/5/2021) lalu. Acara dihadiri Kakanwil Kemenag DIY Drs H Edhi Gunawan MPdI, Prof Dr Muhamad MAg (Ketua Dewan Masjid Indonesia DIY), serta pimpinan harian BP4 DIY maupun DMI DIY.

Dalam forum ini disepakati adanya aksi bersama BP4, DMI dan Kanwil Kemenag DIY untuk menurunkan angka perceraian. Selain itu juga bersama-sama berkomitmen membentuk konseling di masjid yang ditunjuk dengan menyiapkan sarana yang memadai berupa tempat konseling, SDM Konselor dan dukungan anggaran secara mandiri, melakukan sosialisasi konseling berbasis masjid melalui Web, media massa, poster dan sarana lainnya, melakukan penguatan bimtek konselor dan aplikasi konseling digital serta penguatan kolaborasi dan sinergi kepada pihak-pihak terkait.

BERITA REKOMENDASI