Asita DIY Andalkan Staycation Bidik Wisatawan Lokal

Hery menyampaikan pihaknya sendiri secara internal memberikan edukasi atau sosialisasi kepada seluruh anggotanya dengan berbagai pelatihan untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Potensi staycation di DIY sendiri sudah menjadi kebiasaan dan dinilai tidak terlalu berat dengan membidik target pasar wisatawan domestik baik dari dalam maupun luar daerah.

“Secara alami warga DIY sudah terbiasa dan sering melakukan perjalanan wisata di wilayahnya sendiri alias telah melakukan staycation dengan sendirinya. Oleh sebab itu, maka yang harus ditekankan adalah penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sehingga industri pariwisata akan terus produktif dan eksis bertahan di tengah pandemi,” tuturnya.

Pemilik PT Total Nusa Tour Travel tersebut menegaskan agar seluruh anggota Asita terus berupaya bergerak menjalankan usahanya masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Hal ini akan membuat bisnis Asita terus berjalan dan lebih fokus ditambah potensi kehadiran penerbangan langsung baik domestik maupun internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY).

“Asita DIY harus meningkatkan sinergitas yang baik secara internal maupun eksternal dengan asosiasi industri termasuk stakeholder, instansi maupun pemerintah di daerah hingga pusat,” ujar Wakil Ketua DPP Asita Budi Ardiansyah.

Budi menilai sudah ada perubahan cara berpikir dan pandang orang terhadap pariwisata, terutama era digitalisasi pariwisata 4.0. Bahkan orang terpaksa harus belajar teknologi digital tersebut selama pandemi, sehingga digitalisasi tersebut juga menjadi tantangan bagi Asita.

“Kita harus melakukan pembenahan banyak hal seperti pembenahan destinasi wisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi dan tidak ketinggal promosi pariwisata,” tambahnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI