‘Babat Alas Mertani’ Refleksi di Kala Pandemi

Digelar di kompleks Balaikota Yogya, Rabu (21/10/2020) malam, penonton yang hadir secara langsung pun dibatasi guna menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Meski demikian, semua pertunjukan dapat disaksikan secara langsung melalui akun Youtube Pemkot Jogja dan empat akun lain yakni Labs Channel, Dalang Seno, Ki Seno Nugroho, dan Musisi Jogja Project. Sehingga gelaran tersebut dapat ditonton secara langsung dari rumah tanpa melanggar protokol. Tidak hanya sebatas warga Yogya saja yang dapat menyaksikan melainkan hingga seluruh dunia dengan jaringan internet.

Sebelumnya, pada 19 Oktober 2020 sudah dilakukan pengambilan gambar di empat lokasi yakni Kotabaru, Tugu Pal Putih, Plaza Pasar Ngasem dan Pojok Beteng Gondomanan. Gambar yang diambil tersebut berupa tari-tarian, musik akustik serta mini orkestra dan turut ditayangkan di sela WJNC. Usai pertunjukan pun masih dilanjutkan wayangan dengan dalang Ki Seno Nugroho, dari kediamannya yang juga ditayangkan secara langsung melalui Youtube. “Malam ini menunjukkan bagaimana semua karya dapat berjalan tanpa ada protokol yang dilanggar,” tandas Haryadi.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya Maryustion Tonang, berharap ajang tersebut mampu menjadi prototipe sekaligus best practise untuk menggelar even saat pandemi. Jumlah pengunjung dibatasi namun menonjolkan virtual sehingga dapat dinikmati tanpa tanpa mengurangi roh. “Meriah tidak harus hadir di lokasi namun bisa diakses dari manapun. Kami juga berharap WJNC tahun ini bisa menginspirasi insan kreatif untuk tetap berkarya tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” tandasnya.

Sedangkan empat prinsip utama WJNC juga tetap terjaga dengan baik. Masing-masing ialah digelar di Tugu dengan menghadirkan replikanya, digelar malam hari, mengangkat lakon wayang serta terdapat vehicle.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI