1.816 Anak di Bantul Alami Stunting Sepanjang 2020

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Data BKKBN DIY mencatat 1.816 anak di Kabupaten Bantul mengalami stunting di tahun 2020. Hal tersebut menjadi kekhawatiran bersama yang akhirnya menelurkan gerakan bernama Donasi Anak Istimewa, awal Mei 2021 ini.

Gerakan tersebut diinisiasi Badan Pimpinan Daerah Asosiasi Kelompok UPPKS (BPD AKU) Daerah Istimewa Yogyakarta, berkolaborasi bersama beberapa pihak. Di Bantul, Pemkab memberikan konsentrasi dengan memfasilitasi akses dana desa sebesar Rp 50 juta untuk peningkatan Sumber Daya Manusia.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan adanya bantuan dana desa Rp 50 juta untuk tiap padukuhan diharapkan bisa meningkatkan kualitas manusia di Bantul. Menurut dia, stimulan tersebut diharapkan bisa dikelola dengan baik demi memastikan terwujudnya sumber daya manusia unggul Bantul.

“Warga bisa saling membantu untuk peningkatan SDM, misalnya salah satunya pembentukan dapur sehat berbasis padukuhan. Ini penting agar anak-anak kita sehat dan kedepan kualitas SDM di Bantul bisa semakin baik,” ungkapnya pada wartawan melalui keterangan tertulis, Senin (3/5/2021).

BERITA REKOMENDASI