12 Klub Voli di Bantul Pilih Suharsono Jadi Ketum

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Sebanyak 12 klub voli yang hadir dalam Musyawarah Kabupaten Pengurus Bolavoli Seluruh Indonesia (Muskab Pengkab PBVSI) Bantul yang memiliki hak suara sepakat memilih Bupati Bantul Drs H Suharsono sebagai Ketua umum (Ketum)PBVSI Bantul masa bakti tahun 2018-2022.

Suharsono terpilih menjadi orang nomor satu di Pengkab PBVSI Bantul periode 2018-2022 menggantikan Ketum periode 2014-2018 Drs H Masharun Ghozali MM dalam Muskab PBVSI Bantul yang digelar di aula SMAN 1 Sewon,  jalan Parangtritis Km 5 Bantul, Sabtu (3/3).

Muskab yang juga dibuka Bupati Bantul tersebut, dihadiri Pengurus PBVSI DIY Suparlan, Sujadi, Bambang Utoro SPd Jas,  Pengurus PBVSI Bantul, Ketua KONI Bantul H Subandrio MPd dan 12 klub anggota Pengkab PBVSI Bantul.

Selain terpilih menjadi Ketum Pengkab PBVSI Bantul empat tahun ke depan, Suharsono juga secara otomatis menjadi ketua tim formatur yang beranggotakan 5 orang. Terdiri 2 orang Pengurus lama PBVSI Bantul Wasil Nuri dan Drs Suhadi MPd, dan 2 orang lagi perwakilan klub Yudono (Baja 78) dan Agus Triyana (Sumber Gesang). “Tim formatur ini diberi waktu 15 hari untuk menyusun kepengurusan baru Pengkab PBVSI Bantul masa bakti 2018-2022,” ujar Suhadi yang memimpin jalannya sidang pleno Muskab PBVSI Bantul.

Lebih lanjut dikatakan Suhadi, semua anggota PBVSI Bantul sepakat Pak Suharsono menjadi Ketum, karena beliau sejak masih kuliah senang voli, meski beliau tidak bisa main voli. “Pak Suharsono sejak masih kuliah senang menjadi sponsor kegiatan voli di Bantul. Nah, sekarang setelah jadi Bupati Bantul, klub-klub voli se Bantul meminta beliau menjadi Ketum Pengkab PBVSI Bantul. Pak Bupati sendiri tidak menolak dan bersedia menjadi Ketum,” beber Suhadi yang juga dosen FIK UNY.

Suharsono mengatakan, dirinya mengharapkan perkembangan cabor voli di Bantul lebih maju lagi, seperti pada era tahun 80-an ke atas. Yang mana pada tahun tersebut voli di Bantul berkembang pesat. Ia mencontohkan, prestasi yang dicapai klub Baja 78 Bantul yang bisa menerobos ke tingkat nasional. Sedangkan tim voli Bantul saat mengikuti Porda juga beberapa kali juara. “Saya ini tidak bisa main voli. Tapi saya senang dan ngerti voli,karena sering nonton voli,” terang Suharsono,yang meminta kepada pengurus PBVSI Bantul untuk menggiatkan jalannya roda kompetisi guna menggairahkan perkembangan voli di Bantul.

“Saya yakin, kalau ada niat, semangat dan ikhlas dalam memajukan voli di Bantul, niscaya prestasi bakal diraih Pengkab PBVSI Bantul. Untuk mencapai prestasi tersebut perlu dukungan semua pihak, khususnya dari KONI Bantul, selaku induk organisasi cabang olahraga yang ada di Bantul. Begitu pula kalau PBVSI Bantul perlu anggaran (dana) sesuai prosedur yang berlaku koordinasikan terlebih dahulu dengan KONI Bantul.Dari KONI Bantul baru maju ke Bupati,” pungkas Suharsono. (Rar)

BERITA REKOMENDASI