12 Pemkab Bahas Isu “Green Government” di UMY

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – 12 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) di Indonesia berkumpul di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (18/2/2020). Mereka membahas isu hangat yang dibicarakan masyarakat saat ini tentang good dan green government.

Ada 12 kabupaten/kota yang hadir dalam acara tersebut seperti Lombok Barat, Lombok Timur, Sragen, Bantul, Kota Yogyakarta, Salatiga, Kulon Progo, Gunungkidul bahkan hingga Sabang. Hal-hal penting dibahas seperti korupsi, kolusi, nepotisme hingga isu lingkungan yang memberi dampak terhadap kebijakan pemerintah.

Rektor UMY, Dr Gunawan Budiyanto mengungkap UMY sebagai dalah satu pilar bangsa harus menciptakan mahasiswa untuk menjadi regenerasi tokoh bangsa yang menyelenggarakan negara dengan baik. UMY menurut dia berusaha menunjukkan apa itu good government untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak muda untuk berbuat lebih baik lagi.

“Teori yang ada di perguruan tinggi bisa match dengan realitas yang ada. Acara ini sangat kami apresiasi acara rutin ini karena bisa menghadirkan perspektif baru bagi mahasiswa. Harapannya acara ini benar-benar bisa memberikan hal positif bagi mahasiswa dan tidak membawa muatan politik apapun,” ungkap Gunawan.

Sementara terkait isu green government, terkait dengan perubahan iklim, UMY juga memberikan konsern melalui acara yang diberi tajuk Government Gathering tersebut. Pemerintah daerah yang hadir bersama UMY pun menandatangani MoU komitmen mewujudkan green government khususnya di wilayah Indonesia.

“Isu perubahan iklim sangat penting dan jadi sorotan masyarakat dari regional hingga internasional. Kami bersama di Government Gathering menyatakan komitmen salah satunya untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan demi keberlangsungan hidup generasi kedepan,” imbuh dia.

Sementara Kepala Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional UMY, Eko Priyo Purnomo menambahkan acara Government Gathering yang rutin diadakan ini bisa menjembatani antara kebutuhan di lapangan dengan penelitian di kampus. “UMY juga menampilkan produk-produk inovasi sehingga harapannya bisa digunakan dan dimanfaatkan secara luas untuk masyarakat. Ada kolaborasi yang bisa membawa hal positif bagi masyarakat,” tandas dia. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI