178 Rumah Rusak Diterjang Banjir

BANTUL, KRJOGJA.com – Sepekan setelah bancana banjir melanda sejumlah wilayah Bantul, beragam persoalan muncul ditengah masyarakat. Mulai soal bantuan yang dinilai tidak merata hingga belum adanya pendataan jumlah kerusakan dampak bencana itu. Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menampik tudingan dari warga itu.

Kepala BPBD Drs Dwi Daryanto MSi merasa heran jika ada warga yang sampai tidak mendapat bantuan. Karena sejak awal bantuan langsung masuk ke lokasi yang kena banjir. “Bantuan itu sudah masuk ke lokasi, saya tidak tahu juga kok sampai tidak mendapat bantuan,” ujar Dwi.  Terakait dengan pendataan, sudah dilakukan dari desa dan kecamatan. Bahkan  untuk di Bantul ini  rumah yang mengalami kerusakan mencapai 178. Menurut Dwi yang terendam banjir memang sangat banyak, tetapi jumlah yang  rusak sebatas itu.

Terkait dengan besaran bantuan, hingga sekarang masih dalam kajian besarannya. Namun yang pasti pemerintah mewujdkan dalam bentuk material sesuai dengan kebutuhan. “Misalnya kerugian ditaksir Rp 10 juta, besaran yang pemerintah berikan itu apakah 20 % atau 30 %, hingga kini masih dikaji,” ujarnya.

Meski banjir sudah berlalu, namun material sisa banjir hingga kini belum sepenuhnya hilang. Masih banyak tumpukan material tanah lumpur disemua sudut kampung. Tetapi Jumat bersyukur banyak relawan datang membantu menyingkirkan lumpur  di jalanan. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI