24.000 Ekor Sapi Ditargetkan Bunting Melalui Kawin Suntik

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul menargetkan menjangkau 24.000 ekor dalam program Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) melalui kawin suntik pada 2019. Untuk program IB (Inseminasi Buatan) sudah berhasil bunting sekitar 19.000 ekor sapi di tahun 2018 lalu.

Kepala DPPKP Bantul Ir Pulung Haryadi MSi menuturkan Siwab merupakan program percepatan peningkatan populasi sapi dari Kementerian Pertanian dengan cara kawin suntik atau IB yang difasilitasi lewat Pemkab. Untuk melakukan percepatan populasi ternak khususnya sapi bukan merupakan hal yang mudah. Namun dengan program Siwab ada usaha untuk mempercepat indukan sapi bereproduksi.

”Saya berharap peternak sapi bisa mendaftarkan untuk mengikuti program ini. Kemudian melalui petugas IB akan memastikan kondisi sapi dengan melakukan pemeriksaan sebelum disuntik hingga saat bunting. Untuk yang 24.000 ekor sapi itu gratis, namun kalau lebih maka membeli sendiri untuk biaya kawin suntiknya,” urainya.

Berdasarkan data populasi sapi di wilayah Bantul, sekitar 60.000 ekor tersebar di seluruh wilayah. Ditargetkan populasi itu bisa menjadi dua kali lipat tahun 2024 hingga 120.000 ekor sapi. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Bantul Joko Waluyo, menambahkan Kabupaten Bantul merupakan salah satu penyumbang stok daging terbesar di DIY. ”Walaupun populasi sapi di Bantul hanya 60.000 ekor, tetapi Bantul dapat mencukupi kebutuhan daging di DIY,” ujarnya.

Ditambahkannya, sektor peternakan di wilayah Bantul memiliki potensi yang bagus dan menjanjikan untuk terus dikembangkan serta dipromosikan. Maka dari itu Bantul terus mendorong pengembangan sektor peternakan melalui gelar potensi peternakan dan membuat masyarakat tertarik menggeluti usaha bidang peternakan. (Aje)

BERITA REKOMENDASI