3 Raperda 2017 Belum Terselesaikan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pada tahun 2018 DPRD Bantul menargetkan 23 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), dengan rincian 13 raperda prakarsa DPRD dan 10 raperda prakarsa Bupati. Meski demikian pada 2017 ini, dari target penyelesaian 28 raperda, DPRD baru mampu menyelesaikan 25 raperda. Sementara 3 raperda di antaranya belum dapat terselesaikan.

Ketua Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bantul, Hj Surotun, menuturkan dari tiga raperda yang belum terselesaikan, dua di antaranya belum dibahas pada 2017 ini yakni Raperda Perubahan atas Perda Kabupaten Bantul Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021 dan Raperda Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sedangkan raperda yang sudah dibahas namun belum selesai ialah Raperda Pengelolaan Zakat.

"Namun kami targetkan raperda ini akan selesai pada awal 2018 triwulan pertama. Untuk Raperda Pengelolaan Zakat memang belum selesai karena harus banyak kajian. Masalah zakat hubungannya bukan pada masalah hukum saja tetapi melibatkan agama sehingga perlu pembahasan serius," papar Surotun, Jumat (22/12/2017).

Sementara dari target 25 raperda tahun ini, sembilan raperda sudah diundangkan, tiga raperda menunggu evaluasi Gubernur DIY, delapan raperda masih proses fasilitasi di DIY, tiga raperda dalam proses pengundangan, dan tiga raperda dalam proses pembahasan. (Aje)

BERITA REKOMENDASI