3 Rumah Sakit di Bantul Rawat 19 Pasien PDP

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 19 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Bantul kini menjalani perawatan intensif di 3 rumah sakit yang ditunjuk. Adapun pasien dengan usia kisaran 30 hingga 60 tahun ini rata-rata dideteksi awal menderita bronkitis. Pasien tersebut juga sebagian besar memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga pukul 13.30 WIB, pasien yang ditangani di RS Panembahan Senopati (RSPS) sebanyak 13 orang, RSPAU Hardjolukito 4 pasien dan sisanya 2 pasien di PKU Muhammadiyah Bantul. Sementara hingga pukul 17.00 WIB tercatat pasien PDP di RSPAU Hardjolukito bertambah 2 pasien menjadi 6 pasien.

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso membenarkan 3 RS tersebut menampung pasien PDP. Sementara dari data terakhir hingga pukul 13.00 WIB terlaporkan akumulasi pasien ODP bertambah sebanyak 82 orang dan pasien positif tetap 1 orang.

Berdasarkan hasil rekap di 17 Puskesmas, hanya Kecamatan Sedayu yang tidak memiliki ODP ataupun PDP. Sementara kecamatan terbanyak memiliki ODP yakni Banguntapan 10 ODP, Bantul 12 ODP, Jetis 6 ODP, Sewon 8 ODP, Srandakan 8 ODP dan Kretek 8 ODP. Sedangkan pasien PDP terbanyak ada di dua kecamatan yakni Banguntapan dan Bantul masing-masing memiliki 4 PDP.

Terpisah, Kabag Humas RSPAU dr S Hardjolukito Letkol Kes Agung Riyadi menuturkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Wagub dan beberapa tokoh lain meninjau kesiapan RSPAU sebagai RS Rujukan Covid-19 yang telah menyediakan sejumlah 151 tempat tidur di Gedung C sisi timur pada Senin siang (23/03/2020). Ruangan semi isolasi ini dapat dipergunakan untuk pasien PDP ringan. “Gedung C memiliki 3 lantai yang disetting sebagai lobby , IGD dan bangsal,” jelasnya. (Aje)

BERITA REKOMENDASI