60 Desa di DIY Dapat Program PISEW

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Program temu kangen masyarakat Wanjoyo Kidul Desa Srimartani Piyungan Bantul dengan anggota DPR/MPR RI Drs HM Idham Samawi dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasinya. Masyarakat sangat yakin Idham Samawi punya komitmen tinggi dalam membela kepentingan rakyat seperti ketika menjabat Bupati Bantul dua periode waktu itu.

Dalam pertemuan yang diprakarsai Kelompok Budidaya Ikan Minojoyo itu sejumlah permintaan warga langsung disanggupi dan lainnya siap mengawal hingga realisasi. Bahkan Kelompok Tani Ngudi Makmur Wanujoyo Kidul diupayakan mendapatkan traktor.

"Nanti untuk Kelompok Tani Wanujoyo Kidul ini saya upayakan agar mendapatkan satu unit traktor, ini penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Wanujoyo ini," ujar Idham Samawi dalam temu kangen dengan masyarakat Wanujoyo Kidul, Sabtu (31/03/2018) malam.

Idham menjelaskan sekarang ini pemerintah pusat menggulirkan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Program ini secara khusus dirancang pemerintah dalam mengatasi kesenjangan antara kota dan desa termasuk sebagai jalan untuk pemberdayaan rakyat secara menyeluruh.

PISEW tersebut diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lewat Direktorat Jenderal Cipta Karya dimana sumber dana berasal dari APBN murni. “Khusus untuk Yogyakarta tahun ini terdapat 20 kecamatan dan 60 desa mendapat program PISEW, semua melalui aspirasi saya,” ungkap Idham.

Menurutnya dengan sosialisasi ini diharapkan terjadi penyamaan persepsi dalam penyelenggaraan PISEW di desa-desa yang sudah menerima. Kedepannya, Idham sangat optimis program PISEW mampu menjangkau desa-desa di DIY.

Program PISEW ini kedepannya seharusnya bisa dilaksanakan di seluruh Kecamatan yang tersebar di empat kabupaten dan kota di DIY. Menurutnya setiap kecamatan nantinya bakal mendapat dana fisik sebesar Rp 1,2 miliar yang diperuntukkan bagi satu desa pusat (centra), sementara untuk satu hingga tiga desa penyangga (hinterland).

Program PISEW berbeda dengan program PNPM, yang selama ini sudah telah dilaksanakan.  Dengan dana tersebut maysarakat bisa mengalokasikan dana tersebut untuk pembangunan jalan serta saluran irigasi. (Roy)

BERITA REKOMENDASI