Akses Jalan Kelar 70 Persen, Tugas Prajurit dan Warga Semakin Mudah

BANTUL, KRJOGJA.com – Usai dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur DIY, sebanyak 150 anggota prajurit TNI dari 3 matra, masing-masing prajurit Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-99 tahun 2017 Kodim 0729/Bantul, dibantu Polri serata masyarakat langsung terjun ke lapangan (Lokasi) sasaran fisik berupa pembangunan akses jalan yang menghubungkan 2 dusun, yaitu Dusun Kajor dan Dusun Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul.

Prajurit TNI dan masyarakat melanjutkan proses bedol bukit yang mulai memasuki proses meratakan tanah. TNI dan warga membuat jalan baru sepanjang 2 kilometer lebih. Jalan itu merupakan impian masyarakat yang sejak puluhan tahun dinanti-nantikan. Jalan penghubung antara 2 dusun dulunya hanyalah jalanan setapak yang tak bisa dilalui kendaraan roda 2, apalagi mobil. Sehingga, keika musim tanam atau musin panen, masyarakat harus melalui jalan yang cukup jauh dan memutar untuk membawa hasil panen bumi.

“Jalan ini dulunya hanya bukit dan jalan setapak. Motor apalagi mobil tidak bisa melintas. Sehingga untuk memberi akses dan fasilitas kepada masyarakat, naka bukit ini kita bedah. Dengan pembuatan jalan baru ini diharapkan masyarakat tidak perlu memutar jauh ketika menuju wilayah lain dan membawa hasil panen bumi,” kata Danramil Imogiri, Kapten Inf Surono kepada KRJOGJA.com.

Kapten Surono menambahkan, dengan adanya jalan baru ini, diharapkan akses ekonomi masyarakat di Desa Seloamioro pun dapat lancar sekaligus meningkat.

“Alhamdulillah, setelah kita laksanakan Pra TMMD pada bulan lalu, kini hasil kerja keras kita membuat akses jalan sudah mencapai 70 persen. Insyaallah, seluruh tahapan pembuatan akses jalan ini akan selesai keseluruhan tepat sebelum pelaksanaan penutupan TMMD Reguler,” urainya. (**)

BERITA REKOMENDASI