Anak Hilang di DAM Kriyan Opak Ditemukan Penyelam di Kedalaman 8 Meter

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Roni Dwi Santoso (10), warga Gabugan Trimulyo Jetis Bantul ditemukan meninggal dunia di kedalaman 8 meter, Selasa (12/10/2021) pagi. Ia sempat hilang dua hari sebelumnya setelah tenggelam ketika tengah mencari ikan di DAM Kriyan Sungai Opak.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Wahyu Efendi mengatakan selama dua hari tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian melalui permukaan, body rafting maupun penyelaman. Pukul 07.10 WIB, tim selam yang melakukan penyisiran bawah air di sekitar lokasi kejadian menemukan korban Roni dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban masih di sekitar lokasi kejadian, namun di kedalaman delapan meter. Korban langsung dievakuasi ke ambulance, diidentifikasi sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” ungkapnya melalui pernyataan tertulis pada media.

Penyelaman dilakukan di sekitar lokasi kejadian karena kondisi yang memang cukup dalam. Tepat pukul 07.10 WIB, tim selam menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, di kedalaman 8 meter.

Korban sebelumnya diketahui mencari ikan bersama dua orang temannya. Namun, ia tenggelam saat masuk ke salah satu area yang ternyata lebih dalam.

Rekan-rekan korban langsung melapor ke warga sekitar dan diteruskan ke tim SAR yang kemudian melakukan pencarian. Tim SAR melakukan pencarian selama dua hari yang akhirnya membuahkan hasil, pagi tadi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI