Angka Kemiskinan di Bantul Ditargetkan Turun Satu Digit

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul menarget mampu menurunkan angka kemiskinan satu digit dalan setiap tahun. Pada tahun 2019 angka kemiskinan di Bantul sebanyak 135.000 orang atau 12,9 persen dari jumlah penduduk 940.000 orang lebih.

“Dengan upaya penurunan angka kemiskinan ditarget setiap tahun setidaknya bisa 1 digit atau 1 persen, sehingga diharapkan pada tahun 2021 mendatang, angka kemiskinan di Bantul bisa kurang dari 10 persen,” jelas Kepala Bappeda Bantul, Ir Isa Budi Hartomo MT.

Salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan tersebut, Bappeda Bantul kemarin menggelar Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussian (FGD) dan Pembentukan Tim Kreatif, Program Penanggulangan Kemiskinan, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Bantul, Trirenggo. Isa Budi menjelaskan, kegiatan tersebut mengedepankan ide-ide dan kreativitas bagaimana cara menurunkn kemiskinan, bisa dengan peningkatan wisata, pengembangan industri kerajinan dan dengan potensi daerah masingmasing.

Baca juga :

Jikustik Siap Ciptakan 14 Lagu Baru Sampai Februari
12 Pemkab Bahas Isu “Green Government” di UMY

Seperti di Wilayah Kecamatan Dlingo yang dulunya angka kemiskinan tertinggi di Bantul kini turun pada urutan ke tiga, sekarang urutan tertinggi angka kemiskinan di Bantul Kecamatan Imogiri. “Turunnya angka kemiskinan di Dlingo bisa juga terdampak dari peningkatan objek wisata di sana, yang mampu meningkatkan perekonomian warga Dlingo,” ujar Isa Budi.

Dengan pembentukan tim kreatif di Bantul, akan mampu menggeliatkan berbagai potensi yang ada, seperti pengembangan destinasi wisata, peningkatan industri kerajinan, pembentukan kelompok-kelompok usaha kecil menengah dan lainnya. (Jdm)

BERITA TERKAIT