Asabri Beri Bantuan Dana Perbaikan Jalan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Ambrolnya jalan penghubung Desa Srimulyo dan Sitimulyo, Piyungan tepatnya di Bukit Kedung Walikukun, Banyakan II Desa Sitimulyo mulai diperbaiki. Padahal ruas jalan tersebut sudah ambrol diterjang banjir awal tahun 2016 lalu. Perbaikan dilakukan setelah warga menerima bantuan sejumlah material bangunan dari PT Asabri (Persero) senilai lebih dari Rp 115 juta akhir pekan lalu.

Lurah Desa Sitimulyo Juweni menjelaskan, jalan penghubung Desa Sitimulyo dan Srimulyo Piyungan yang ambrol itu tepatnya di kaki Bukit Kedung Walikukun sangat membahayakan pengguna jalan. Selain lokasi ambrol berada ditikungan, posisinya jalan juga menanjak.

"Tikungan ini sangat curam, sangat berbahaya sekali bagi pengendara khususnya yang melaju dari atas," kata Juweni kepada KRJOGJA.com, Kamis (29/06/2017).

Disepanjang jalan itu, setidaknya terdapat tujuh titik ambrol. Dari jumlah itu, hanya satu titik sangat membahayakan dan harus segera diperbaiki.

Sementara secara kesuluruhan, di Desa Sitimulyo Piyungan ada titik 15 longsor. Lokasi longsor tersebar di empat dusun yakni, Dusun Banyakan II, III, Pagergunung serta Ngablak.

Kepala Kantor Cabang PT Asabri Semarang Supraptono tidak menampik, lokasi titik ambrol yang memprihatinkan itu jadi alasan perusahaannya menyalurkan bantuan. Menurutnya, jika dibiarkan terlalu lama maka dikhawatirkan kondisi itu bisa membahayakan pengguna jalan.

Pencairan dana dilakukan melalui prosedur pengajuan proposal dari warga. Program itu merupakan bagian dari Progran Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Asabri, bantuan itu merupakan stimulus agar warga bisa lebih berdaya.

Ruas jalan yang jadi fokus perhatian dari Asabri ambrol sepanjang 25 meter dan lebar mencapai 5 meter. Sebagai tindakan darurat, warga sekitar sempat melakukan kerja bakti setiap hari Minggu agar jalan itu bisa dilalui warga. Kini, dengan adanya bantuan material, warga berencana akan melakukan kerja bakti perbaikan. (Roy)

BERITA REKOMENDASI