Askab PSSI Bantul Cari Ketua Umum Baru, Pendaftaran Dibuka Hari Ini

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bantul memulai tahapan kongres pemilihan, Selasa (11/05/2021) dengan membuka pendaftaran bakal calon ketua umum, wakil ketua dan Exco. Pemilihan yang sedianya digelar 30 Mei mendatang di Kompleks Parasamya Bantul akan menentukan kepemimpinan baru setelah masa tugas kepengurusan 2017 – 2021 berakhir.

Sapto Priyono, Ketua Panpel Kongres Askab PSSI Bantul, mengatakan secara keseluruhan ada 70 voters yang memiliki hak suara terdiri dari 67 klub dari divisi super hingga divisi dua dan juga tiga asosiasi meliputi futsal, sepakbola wanita dan wasit. Sebelumnya, menurut dia, tim panitia pelaksana kongres sudah melakukan sosialisasi pada seluruh anggota pemilik suara terkait.

“Tahapan sosialisasi sudah dilakukan dan hari ini 11 Mei masuk pendaftaran bakal calon hingga 17 Mei mendatang. Kami sudah mendengar rerasan akan muncul beberapa calon yang diusung klub, harapannya bisa mendaftar dan mengambil formulir secara resmi,” ungkapnya dalam konferensi pers di kantor baru Askab PSSI Bantul Kompleks Bawaslu Bantul, Selasa (11/05/2021).

Terkait persyaratan bakal calon, Sapto mengatakan seluruhnya sesuai dalam statuta Askab PSSI Bantul misalnya berusia 30 tahun lebih, sudah aktif di sepakbola selama lima tahun dan berdomisili di Kabupaten Bantul. “Untuk bakal calon ketua, diusulkan sekurangnya satu anggota dan didukung sekurang-kurangnya 15 anggota. Untuk bakal calon wakil ketua, didukung sekurangnya 10 anggota,” ungkapnya lagi.

Sementara, Susela Marwata, Penanggungjawab Pelaksana Kongres Askab PSSI Bantul menambahkan, tema kongres pada 30 Mei mendatang dipilih ‘Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19,. Tema tersebut menjadi penanda bagaimana PSSI Bantul akan bangkit setelah setahun lebih tanpa kegiatan akibat tak adanya ijin penyelenggaraan olahraha sepakbola.

“Harapannya, kepengurusan nantinya hasil kongres bisa menapaki pranatan anyar sepakbola dan meraih prestasi. Bagaimanapun seperti dialami seluruh Askab bahkan Asprov bahwa setahun lebih kita semua tanpa agenda sepakbola. Semoga ini menjadi awal kita bangkit bersama sehingga kedepan sepakbola Bantul semakin baik,” lanjutnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI