Atlet Nine Speed Sumbang 16 Medali Popda DIY 2022

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sejumlah atlet sepatu roda Nine Speed Bantul (NSB) dan Nine Speed Jogjakarta (NSJ) mempersembahkan hasil terbaik bagi daerah masing-masing dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2022 yang dihelat di Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Kamis (17/03/2022). Di bawah besutan pelatih Antonius Agung Wiryawan didampingi Della Olivia Silviana, Gabriel Tito Batistuta dan Herlynuri Sasmita Wijayanti secara keseluruhan baik atlet NSJ dan NSB membukukan 16 medali.

Medali emas NSB dalam ajang Popda disumbangkan Achmad Fariil Ismail (Relay Putra), Nesya Putri Afiaturochmah (5.000 M PTP). Medali perak diraih Achmad Fariil Ismail (ITT 300 M), Naisya Bilqis Azzahra (ITT 300 M), Muhammad Al Farisi (5.000 M PTP), Naisya Bilqis Azzahra (Relay Putri), Della Calista Andini (Relay Putri) Nesya Putri Afiaturochmah (Relay Putri). Kemudian untuk medali perunggu diraih Kevin Demas Chrisbrillian (Relay Putra), Favian Fadil Wihatmoko (Relay Putra), Aurellia Kristianti (Relay Putri).

Untuk atlet NSJ sebanyak 2 medali emas dipersembahkan Aini Khalid Wisnu Al Hakim (ITT 300 M dan Relay 3000 M). Medali perak dibukukan Rafael Bimasena Octomilano Doze (Sprint 1.000 M), Nadin Putri Istiarini (Relay 3.000 M). Kemudian perungggu disumbangkan Rafael Bimasena Octomilano Doze (Individual PTP 5000 M).

Pelatih kepala, Antonius Agung Wiryawan mengatakan kedepan para atlet diharapkan latihan tetap disiplin. Seluruh program yang diberikan pelatih harus dijalankan agar dapat meraih hasil yang maksimal. “Spirit untuk bisa mencapai target waktu nasional bisa tembus serta memecahlan rekor harus selalu dalam ada dalam diri setiap atlet, ” ujarnya.

Tidak kalah penting menurut Agung yakni terkait perbaikan pada aspek mentalitas bertanding. Atlet mesti tenang dan mampu menguasai permainan disetiap perlombaan.

Agung mengatakan setelah Popda para atlet Nine Speed harus mengejar target di Porda serta PON, artinya tahapan yang dilalui harus seirama. Boleh saja langsung ikut ke Seleknas, namun hal tersebut untuk tes serta mengambil catatan waktunya. “Tentu sambil belajar dengan atlet senior bagaimana cara bertanding di lapangan,” jelasnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI