Atraksi Dua Barongsai Pukau Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com –  Atraksi barongsai memukai ratusan penonton yang memadati sebuah taman bermain yang terletak di Jalan Wonosari Piyungan Bantul, Senin (04/02/2019). Dua barongsai yang masing-masing dimainkan oleh dua orang pemain tersebut saling unjuk kebolehan sehingga mengundang decak kagum para penonton. Pementasan tari barongsai ini sebagai bagian dari perayaan tahun baru Imlek yang akan diperingati Selasa (05/02/2019) besok.

Tarian yang menggambarkan kegagahan seekor singa tersebut disuguhkan oleh para pelajar yang tergabung dalam komunitas Mutiara Naga. Dengan kompak para pemain sigap melakukan atraksi mulai dari melompat, berguling hingga terbang mengikuti alunan irama tarikhas Tionghoa tersebut.

Ketua Komunitas Mutiara Naga, Satria Anggara mengungkapkan puluhan pelajar telah dilatihnya untuk dapat memerankan singa barongsai. Tak hanya dari penari saja, para pemain musik juga merupakan pelajar-pelajar yang telah dididik untuk siap tampil dalam berbagai pertunjukan.

“Kami rutin melakukan latihan, baik dari segi penari maupun pemain musik pengiring. Sehingga saat tampil dalam sebuah pertunjukan para pelajar ini akan selalu siap dan mampu menunjukkan kebolehannya,” jelas Satria Anggoro.

Dua barongsai masing-masing berwarna putih dan merah ini silih berganti pamer kebolehan beratraksi. Sesekali barongsai-barongsai ini dengan gaya akrobat meraih angpao yang sengaja diberikan para pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Radit merasa terhibur dengan penampilan tari barongsai ini. Diakuianya selama ini belum pernah melihat secara langsung pementasan seni Tionghoa tari barongsai.

“Tahu, tapi hanya dari televisi dan untuk melihat langsung baru kali ini. Ternyata seru serta atraksi yang ditampilkan sangat menarik,” ujarnya.

Walau tak ikut merayakan Imlek namun mahasiswa salah satu perguruan swasta di Yogya ini turut merasakan kemeriahan tahun baru China tersebut. Menuturnya kesenian seperti tari barongsai, liong maupun kebudayaan Tionghoa lainnya patut dilestarikan sebagai salah satu bentuk keragaman budaya yang dimiliki negeri ini. (Evi Nur Afiah)

BERITA REKOMENDASI