Banjir Rendam Sawah di Srandakan, Pemerintah Diminta Ambil Tindakan

SRANDAKAN, KRJOGJA.com – Hujan deras sepanjang Selasa malam merendam hektaran lahan padi di Dusun Kuwaru Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Bantul. Warga minta pemerintah Kabupaten Bantul mengambil langkah strategis menanggulangi banjir tahunan itu. Selain menenggelamkan lahan padi luapan air juga masuk Kampung Kuwaru sisi timur.

“Selasa malam hujan sampai Rabu pagi tidak berhenti dan puncaknya air merendam padi Rabu selepas tengah hari,” ujar Widi warga Kuwaru, Rabu (10/2).

Menurut Widi wilayah Kuwaru setiap tahun menjadi langganan banjir. Dampaknya petani bisa gagal panen karena rata-rata padi yang terendam masih berusia muda. “Hampir semua lahan padi yang terendam usianya muda, dengan kondisi seperti ini kemungkinan hidup sangat kecil,” ujar Widi. Sebagai masyarakat, Widi punya harapan karena banjir sudah terjadi setiap tahun ada penanganan khusus dari pemerintah Bantul.

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, masyarakat petani sudah pasti jadi pihak paling dirugikan. Dijelaskan sebenarnya banjir yang merendam lahan padi bisa ditanggulangi dengan gerakan pengerukan sedimen di sepanjang jaringan air. Selain itu perlunya pelebaran gorong-gorong dekat Tempat Pemungutan Retribusi Pantai Baru.
“Misalnya sedimentasi di jalur air ini dikeruk tentu dampaknya tidak akan separah ini. Selain itu gorong-gorong dekat TPR Pantai Baru harus diperlebar, itu menurut kami solusi agar banjir tidak sampai merendam tanaman padi,” jelas Widi.

Dari pantauan KR di lapangan, luberan air sampai ai merendam jalur wisata menuju Pantai Kuwaru. Sementara lahan petani hampir tidak terlihat baik di Kuwaru sisi barat dan timur. Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Navis SE minta kepada bidang Sumber Baya Air Dinas PU Kabupaten Bantul segera melakukan pengecekan lapangan.

“Kami berharap Bidang SDA segera bertindak menindaklanjuti adanya banjir di lahan padi warga Kuwaru Poncosari Srandakan Bantul,” ujar Wildan.

Sementara Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Bantul, Waljito SH minta stakeholder terkait segera bertindak agar peristiwa air merendam tanaman padi tidak terulang. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan peristiwa alam ini.(Roy)

BERITA REKOMENDASI