Bantu Warga Miskin, Alumni Kedokteran UGM Gelar Baksos Operasi Katarak

BANTUL, KRJOGJA.com – Alumni kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) Yogyakarta tahun 1986 berkerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Yogyakarta melalui program 'Alumni Berbagi' menyelenggarakan bakti sosial operasi katarak gratis di RS St Elisabeth Ganjuran Bantul, Minggu (3/3/2019). 

Kegiatan baksos operasi katarak dihadiri perwakilan Perdami Yogyakarta yakni Prof dr Suhardjo SU SpM(K), dr Firman Setya Wardhana SpM(K) Mkes, dr Edy Wibowo SpM MPH, dr Indrasmoro Novianto SpM MSC dan dr Syam Suharyono SpM. Sedangkan alumnus kedokteran FK-KMK UGM tahun 1986 yang hadir yaitu dr Soemartono Samadikoen SpM (K), dr Ahmad Yusuf Aliridha SpM dan dr Endang Purwanti SpM Mkes.

Prof Suhardjo mengatakan, kegiatan sosial operasi katarak ini rutin diselenggarakan untuk membantu para penderita katarak dalam memperbaiki penglihatan yang terganggu karena katarak. Selain itu sebagai ajang silaturahmi antaralumni FK-KMK UGM serta saling membagikan ilmu kepada sesama. "Dalam baksos kali ini mengoperasi 22 pasien penderita katarak," ujarnya.

Menurut Prof Suhardjo, operasi katarak dilakukan dengan 2 metode yaitu metode manual dan menggunakan metode Phacoemulsifikasi yang tanpa jahitan, lebih cepat dan lebih rendah komplikasi. Antusias warga cukup tinggi karena memang antrean operasi katarak di rumah sakit cukup lama terkendala biaya dan peraturan dari BPJS Kesehatan. "Biaya operasi katarak dengan cara Fako seperti yang dilakukan pada baksos masih memerlukan biaya relatif mahal bila dibebankan masyarakat yang kurang mampu," tuturnya.

Dengan rutin dilakukan bakti sosial dalam rangka 'Alumni Berbagi', diharapkan dapat menjadi ajang berbagi dengan sesama serta memperkuat ikatan antaralumni FK-KMK UGM. "Diharapkan program ini bisa membantu pemerintah dalam pembiayaannya melalui BPJS," pungkas Prof Suhardjo. (Dev)

BERITA REKOMENDASI